Sale!
Syarah Konstitusi

Syarah Konstitusi : UUD 1945 Dalam Perspektif Islam

Rp 99,000 Rp 89,000


Syarah Konstitusi : UUD 1945 Dalam Perspektif Islam

Untuk menghadirkan kancah permainan atau playing field yang fair bagi kemajemukan kepentingan, semua warga harus taat azas pada konsensus dasar, yakni konstitusi. demokrasi yang benar harus berjalan di atas rel konstitusi, karenanya lazim disebut demokrasi konstitusional. Bagi masyarakat Muslim, kesetiaan terhadap konstitusi memerlukan usaha untuk mengakhiri mentalitas luar pagar, dengan cara menemukan kesesuaian antara nilai-nilai substantif keislaman dan nilai-nilai dasar konstitusi.

Orang-orang Islam diharapkan mampu mewujudkan diri dalam sikap hidup kebangsaan yang tidak lagi melihat kesenjangan antara keislaman dan keindonesiaan. Sebagai pendukung dan sumber utama nilai-nilai keindonesiaan, Islam semakin diharapkan tampil dengan tawaran kultural yang produktif dan konstruktif, khususnya dalam pengisian nilai-nilai keindonesaan dalam kerangka Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945.

Tentang penulis Buku Syarah Konstitusi UUD 1945 Dalam Perspektif Islam : Masdar Farid Mas’udi lahir pada 1954 di Purwokerto. Ia belajar agama Islam dari Kyai Chudlori (alm) di Pesantren Tegalrejo, Magelang (1966-1968), Kyai Ali Maksoem (alm) di Pesantren Krapyak, Yogyakarta (1968-1974), dan di Fakultas Syariah IAIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta (1972-1979). Ia juga belajar filsafat pada Program Pascasarjana UI (1994-1996).

Daftar isi Buku Syarah Konstitusi :
• Bentuk dan kedaulatan
• Majelis permusyawaratan rakyat
• Kekuasaan pemerintah negara
• Dewan pertimbangan agung
• Kementrian negara
• Pemerintahan desa
• Pemerintahan daerah
• Dewan perwakilan rakyat
• Dewan perwakilan daerah
• Pemilihan umum
• Hal keuangan
• Badan pemeriksa keuangan
• Kekuasaan kehakiman
• Wilayah negara
• Warga negara dan penduduk
• Hak asasi manusia

( Syarah Konstitusi )


Informasi Tambahan

ISBN:

9789793064932

Ukuran:

13 x 20 cm (220 gram)

Halaman:

232

Penulis:

Masdar Farid Masudi

Penerbit:

Pustaka Alvabet

Tahun:

2010

Produk Deskripsi

Syarah Konstitusi : UUD 1945 Dalam Perspektif Islam

Untuk menghadirkan kancah permainan atau playing field yang fair bagi kemajemukan kepentingan, semua warga harus taat azas pada konsensus dasar, yakni konstitusi. demokrasi yang benar harus berjalan di atas rel konstitusi, karenanya lazim disebut demokrasi konstitusional. Bagi masyarakat Muslim, kesetiaan terhadap konstitusi memerlukan usaha untuk mengakhiri mentalitas luar pagar, dengan cara menemukan kesesuaian antara nilai-nilai substantif keislaman dan nilai-nilai dasar konstitusi.

Orang-orang Islam diharapkan mampu mewujudkan diri dalam sikap hidup kebangsaan yang tidak lagi melihat kesenjangan antara keislaman dan keindonesiaan. Sebagai pendukung dan sumber utama nilai-nilai keindonesiaan, Islam semakin diharapkan tampil dengan tawaran kultural yang produktif dan konstruktif, khususnya dalam pengisian nilai-nilai keindonesaan dalam kerangka Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945.

Tentang penulis Buku Syarah Konstitusi UUD 1945 Dalam Perspektif Islam : Masdar Farid Mas’udi lahir pada 1954 di Purwokerto. Ia belajar agama Islam dari Kyai Chudlori (alm) di Pesantren Tegalrejo, Magelang (1966-1968), Kyai Ali Maksoem (alm) di Pesantren Krapyak, Yogyakarta (1968-1974), dan di Fakultas Syariah IAIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta (1972-1979). Ia juga belajar filsafat pada Program Pascasarjana UI (1994-1996).

Daftar isi Buku Syarah Konstitusi :
• Bentuk dan kedaulatan
• Majelis permusyawaratan rakyat
• Kekuasaan pemerintah negara
• Dewan pertimbangan agung
• Kementrian negara
• Pemerintahan desa
• Pemerintahan daerah
• Dewan perwakilan rakyat
• Dewan perwakilan daerah
• Pemilihan umum
• Hal keuangan
• Badan pemeriksa keuangan
• Kekuasaan kehakiman
• Wilayah negara
• Warga negara dan penduduk
• Hak asasi manusia

( Syarah Konstitusi )

Reviews

There are no reviews yet, would you like to submit yours?

Be the first to review “Syarah Konstitusi : UUD 1945 Dalam Perspektif Islam”

Related Products

  • Sale!
    Dunia China

    1421 : Saat China Menemukan Dunia

    Rp 165,000 Rp 148,000
  • Sale!
    Kitab Kebijaksanaan Orang Gila

    Kitab Kebijaksanaan Orang-Orang Gila : 500 Kisah Muslim Genius Yang Dianggap Gila Dalam Sejarah Islam

    Rp 117,000 Rp 116,500
  • Sabar Dan Bahagia : 3 Metode Nabi Menata Hati Dan Mencerdaskan Emosi Para psikolog mutakhir menunjukkan, manusia yang emosinya cerdas cenderung lebih sukses dalam mencari uang, lebih nyaman dalam membina hubungan interpersonal, lebih kreatif dalam menyelesaikan persoalan, dan lebih sehat secara fisik dan mental. Kecerdasan emosi terbukti lebih menentukan keberhasilan seseorang daripada kecerdasan intelek. Kepada emosilah bergantung suka, duka, bahagia, dan sengsaranya manusia. Pribadi dengan hati dan emosi yang terukur mampu mengatasi banyak persoalan hidup?dari urusan individu sampai sosial. Khazanah Islam sangat kaya dengan metode menata emosi. Buku Sabar Dan Bahagia ini membuktikan hal itu. Setelah mengulas tuntas makna sabar, jenis-jenisnya, keistimewaannya, urgensinya dalam meraih sukses di dunia dan akhirat, Amru Muhammad Khalid merangsang kita untuk merenung, merasakan, dan menumbuhkan karakter dzawq (sensitivitas) dan itsâ (altruisme). Dengan dzawq, kita menjadi peka terhadap emosi orang lain dan pandai membawa diri kala bergaul dengan mereka. Dengan itsâ kita terlatih untuk menguburkan sifat mementingkan diri sendiri dan menyuburkan sikap mengutamakan orang lain. Dengan gaya tutur dialogis, sederhana, dan memandu, Buku Sabar Dan Bahagia ini siap membangkitkan kepribadian Anda.. memantulkan indahnya akhlak Islami.

    Sabar Dan Bahagia : Metode Nabi Menata Hati Dan Mencerdaskan Emosi

  • Kapitalisme Bumi putra

    Kapitalisme Bumi Putra : Perubahan Masyarakat Mangkunegaran