Sale!
Pendidikan ABK Tunadaksa

Pendidikan ABK Tunadaksa : Peserta Didik Berkebutuhan Khusus Dengan Hambatan Gerak

Rp 103,000 Rp 92,000


Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus Tunadaksa : Peserta Didik Berkebutuhan Khusus Dengan Hambatan Gerak

Anak Tunadaksa termasuk salah satu jenis anak berkebutuhan khusus yang memiliki kelainan atau kecacatan pada fisiknya, yaitu pada sistem otot, tulang dan persendian akibat dari adanya penyakit, kecelakaan, bawaan sejak lahir, dan atau kerusakan di otak.

Kelainan atau kecacatan yang disandang oleh seseorang memiliki dampak langsung (primer) dan tidak langsung (sekunder), baik terhadap diri anak yang memiliki kecacatan itu sendiri maupun terhadap keluarga dan masyarakat.

Buku Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus Tunadaksa ini disusun dengan tujuan agar pendidik dan tenaga kependidikan lebih mengenal Anak Berkebutuhan Khusus pada umumnya dan lebih difokuskan anak yang mengalami hambatan gerak yang lebih dikenal dengan sebutan anak tunadaksa.

Buku Anak Berkebutuhan Khusus Tunadaksa ini memaparkan tentang siapa saja yang dimaksudkan dengan Anak Berkebutuhan Khusus, lebih rinci lagi dibahas tentang Anak Berkebutuhan Khusus yang mengalami hambatan gerak atau Tunadaksa dan pendidikannya.

Hal tersebut untuk lebih mensosialisasikan kepada masyarakat umum, tentang anak Tunadaksa, faktor-faktor penyebab terjadinya ke-Tunadaksaan, kerakteristik anak Tunadaksa, dan yang lebih penting adalah pendidikan bagi para tunadaksa.

( Pendidikan ABK Tunadaksa )


Informasi Tambahan

ISBN

9786022680239

Ukuran

14 x 20,5 cm

Penulis

Asep Karyana, S.Pd. M.M.Pd. & Dr. Hj. Sri Widati, M. Pd.

Penerbit

Luxima Metro Media

Produk Deskripsi

Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus Tunadaksa : Peserta Didik Berkebutuhan Khusus Dengan Hambatan Gerak

Anak Tunadaksa termasuk salah satu jenis anak berkebutuhan khusus yang memiliki kelainan atau kecacatan pada fisiknya, yaitu pada sistem otot, tulang dan persendian akibat dari adanya penyakit, kecelakaan, bawaan sejak lahir, dan atau kerusakan di otak.

Kelainan atau kecacatan yang disandang oleh seseorang memiliki dampak langsung (primer) dan tidak langsung (sekunder), baik terhadap diri anak yang memiliki kecacatan itu sendiri maupun terhadap keluarga dan masyarakat.

Buku Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus Tunadaksa ini disusun dengan tujuan agar pendidik dan tenaga kependidikan lebih mengenal Anak Berkebutuhan Khusus pada umumnya dan lebih difokuskan anak yang mengalami hambatan gerak yang lebih dikenal dengan sebutan anak tunadaksa.

Buku Anak Berkebutuhan Khusus Tunadaksa ini memaparkan tentang siapa saja yang dimaksudkan dengan Anak Berkebutuhan Khusus, lebih rinci lagi dibahas tentang Anak Berkebutuhan Khusus yang mengalami hambatan gerak atau Tunadaksa dan pendidikannya.

Hal tersebut untuk lebih mensosialisasikan kepada masyarakat umum, tentang anak Tunadaksa, faktor-faktor penyebab terjadinya ke-Tunadaksaan, kerakteristik anak Tunadaksa, dan yang lebih penting adalah pendidikan bagi para tunadaksa.

( Pendidikan ABK Tunadaksa )

Reviews

There are no reviews yet, would you like to submit yours?

Be the first to review “Pendidikan ABK Tunadaksa : Peserta Didik Berkebutuhan Khusus Dengan Hambatan Gerak”

Related Products

  • Sale!
    Mindful Learning

    Mindful Learning : Membongkar 7 Mitos Pembelajaran Yang Menyesatkan

    Rp 141,000 Rp 128,000
  • Sale!
    Segala Hal Tentang Dinosaurus

    Segala Hal Tentang Dinosaurus (Referensi Dinosaurus Terlengkap) Lebih Dari 80 Dinosaurus

    Rp 162,000 Rp 145,000
  • Sale!
    Ikhlas Tanpa Batas : Belajar Hidup Tulus Dan Wajar Kepada 10 Ulama (Psikolog Klasik) Inilah buku yang menawari pembacanya sebuah ilmu rahasia. Ilmu rahasia yang menjadi kunci meraih kebahagiaan hakiki. Ilmu rahasia yang selalu disebut-sebut orang, namun sebetulnya tak banyak orang mengetahui hakikatnya. Ilmu rahasia yang telah diwariskan dari zaman ke zaman, tapi sebetulnya tak banyak orang yang tahu cara menimbanya. Ya, inilah buku tentang ilmu ikhlas. Ilmu ikhlas adalah ilmu yang lain dari yang lain. Orang yang merasa mendapatkannya boleh jadi telah kehilangannya pada saat yang sama. Orang yang mengklaim menguasainya dengan mahir berarti dia tak bisa menguasainya. Dan orang yang mengaku-aku bisa mengajarkannya adalah orang yang masih perlu belajar lagi tentangnya. Itulah mengapa tak habis-habis orang membahasnya dan selalu saja muncul buku yang mengulasnya. Tapi Buku Ikhlas Tanpa Batas ini mudah-mudahan jugalah buku yang lain dari yang lain. Membaca Buku Ikhlas Tanpa Batas ini, kita akan serasa tengah berguru. Berguru untuk mengais ilmu ikhlas ke para empu dengan menelusuri kitab-kitab para syekh dan imam dari berbagai zaman dan dari berbagai penjuru Dunia Islam—dari Bagdad hingga Turki, dari Damaskus hingga Maroko. Mulai dari Syekh al-Muhâsibî, Imam al-Ghazâlî, Syekh ‘Abd al-Qâdir al-Jaylânî, hingga Syekh Ibn Taymiyah dan Ibn ‘Athâ’illâh. Mereka mengajarkan kedalaman ilmu dan kearifan tentang keikhlasan, melebihi banyak ulama dan ustadz zaman ini. Setamat membacanya, kita akan mengerti betapa ajaran mereka bak untaian tasbih biji-bijinya sama dan sebangun namun sambung-menyambung dan saling mengisi dalam sebuah rangkaian rangkaian yang baru bermanfaat bila kita titi satu per satu, dari pangkal hingga ke ujung, dari awal hingga akhir. Belajar Hidup Tulus Dan Wajar Kepada 10 Ulama (Psikolog Klasik) • Imam al-Ghazâlî • Imam al-Hâkim al-Tirmidzî • Imam al-Nawawî al-Dimasyqî • Syekh al-Hârits al-Muhâsibî • Syekh ‘Abd al-Qâdir al-Jaylânî • Syekh Ibn ‘Athâ’illâh • Syekh Ibn Taymiyah • Syekh ‘Abd al-Rahmân al-Lajâ’î • Syekh ‘Abd al-Hamîd al-Anqûrî • Syekh Muhammad al-Birgawî Daftar isi Buku IKHLAS TANPA BATAS 1. PERBUATAN itu BERGANTUNG pada NIATNYA : Syekh Ibn Taymiyah (w. 728 H) 2. MAKNA NIAT TULUS : Imam al-Nawawî al-Dimasyqî (w. 676 H) 3. HAKIKAT NIAT, IKHLAS, dan KESUNGGUHAN : Imam al-Ghazâlî (w. 505 H) 4. Buatlah PAHALA BERLIPAT dengan NIAT : Imam al-Hâkim al-Tirmidzî (w. 320 H) 5. IKHLAS sebagai INTI AJARAN ISLAM : Syekh Ibn Taymiyah (w. 728 H) 6. IKHLAS sebagai RAHASIA : Syekh ‘Abd al-Rahmân al-Lajâ’î (w. 599 H) 7. CIRI-CIRI IKHLAS : Syekh ‘Abd al-Hamîd al-Anqûrî (abad 8 H) 8. IKHLAS versus RIA : Syekh Muhammad al-Birgawî (w. 995 H) 9. IKHLAS dalam BERTAUHID : Syekh ‘Abd al-Qâdir al-Jaylânî (w. 561 H) 10. IKHLAS dalam BERIBADAH : Syekh Ibn ‘Athâ’illâh (w. 709 H) 11. IKHLAS dalam MENERIMA REZEKI : Syekh ‘Abd al-Qâdir al-Jaylânî (w. 561 H) 12. IKHLAS dalam BERSEDEKAH : Syekh al-Hârits al-Muhâsibî (w. 243 H) 13. IKHLAS dalam MENGHADAPI KENYATAAN : Syekh ‘Abd al-Qâdir al-Jaylânî (w. 561 H) 14. IKHLAS di tengah PUJIAN dan CELAAN : Syekh al-Hârits al-Muhâsibî (w. 243 H) 15. Mengevaluasi NIAT, Menakar KETULUSAN : Syekh al-Hârits al-Muhâsibî (w. 243 H) Benang Merah: SENI BERNIAT BAIK Epilog: “KEJEBAK IKHLAS”: Tiga Tips Mencicip Ikhlas

    Ikhlas Tanpa Batas

    Rp 45,000 Rp 41,000
  • Sale!
    Living Good & Healthy

    Living Good And Healthy : Sehat Lahir Batin

    Rp 90,500 Rp 81,000