Kontroversi Hakim Perempuan

Kontroversi Hakim Perempuan Pada Peradilan Islam Di Negara-Negara Islam

Availability: Habis persediaan


Kontroversi Hakim Perempuan Pada Peradilan Islam Di Negara-Negara Islam

“Meningkatnya secara mencolok jumlah sengketa perceraian di pengadilan merupakan fenomena sosial yang merisaukan. Upaya menekannya memerlukan hakim yang matang ilmu dan rasa keberagamannya. Peran kelembutan yang mampu membungkus ketegaran sebagai hakim menjadi semakin penting. Semoga buku ini menjadi pemicu untuk memobilitas peran hakim perempuan” / Busro Muqqoddas

“Hukum Indonesia telah menetapkan bahwa perempuan atau laki-laki memiliki hak yang sama untuk menjadi hakim, baik dalam perkara perdata maupun perkara pidana. Sampai tahun 2011, tercatat 906 hakim perempuan di lingkungan peradilan umum, dan 791 hakim perempuan di lingkungan peradilan agama. Karya saudara Djazimah Muqoddas ini menggambarkan potret kegelisahan penulis sebagai hakim perempuan yang secara doktrinal dalam kitab-kitab fiqh merasa diperlakukan diskriminatif.” / Dr. H. Ahmad Kamil, SH., MH

“Menilik praktik beberapa peradilan agama di berbagai dunia Islam, diperoleh data empiris bahwa hingga saat ini paling tidak ada enam negara Islam di kawasan negara Arab yang telah menjustifikasi keikutsertaan perempuan sebagai hakim di pengadilan. Ke enam negara Arab tersebut adalah Sudan, Maroko, Syiria, Lebanon, Yaman, dan Tunisia. Terkait dengan fenomena tersebut karya Djazimah Muqoddas yang saat ini ada di hadapan pembaca sangat menarik untuk dicermati. banyak informasi baru terkait peran perempuan sebagai hakim dari berbagai dunia Islam yang dikemukakan, dilengkapi analisis-analisis tajam dari para pakar hukum Islam, baik dari dalam maupun luar negeri.” / Wahyu Widiana

“Kaum perempuan Indonesia selayaknya bersyukur karena diskriminasi terhadap mereka perlahan mulai terkikis, meskipun belum sepenuhnya hilang. Saat ini, kaum perempuan sudah leluasa untuk menentukan dan mengembangkan kariernya sesuai dengan keinginan dan kompetensinya. Hemat saya, buku ini sangat penting dibaca oleh umat Islam, khususnya para hakim di lingkungan Peradilan Agama.” / Prof. Dr. Uswatun Hasanah Hadimulyo

( Kontroversi Hakim Perempuan )


Informasi Tambahan

ISBN:

9789792553444

Ukuran:

14,5 x 21 cm

Halaman:

298

Penulis:

Dr. Hj. Djazimah Muqoddas, S.H

Penerbit:

LKIS

Produk Deskripsi

Kontroversi Hakim Perempuan Pada Peradilan Islam Di Negara-Negara Islam

“Meningkatnya secara mencolok jumlah sengketa perceraian di pengadilan merupakan fenomena sosial yang merisaukan. Upaya menekannya memerlukan hakim yang matang ilmu dan rasa keberagamannya. Peran kelembutan yang mampu membungkus ketegaran sebagai hakim menjadi semakin penting. Semoga buku ini menjadi pemicu untuk memobilitas peran hakim perempuan” / Busro Muqqoddas

“Hukum Indonesia telah menetapkan bahwa perempuan atau laki-laki memiliki hak yang sama untuk menjadi hakim, baik dalam perkara perdata maupun perkara pidana. Sampai tahun 2011, tercatat 906 hakim perempuan di lingkungan peradilan umum, dan 791 hakim perempuan di lingkungan peradilan agama. Karya saudara Djazimah Muqoddas ini menggambarkan potret kegelisahan penulis sebagai hakim perempuan yang secara doktrinal dalam kitab-kitab fiqh merasa diperlakukan diskriminatif.” / Dr. H. Ahmad Kamil, SH., MH

“Menilik praktik beberapa peradilan agama di berbagai dunia Islam, diperoleh data empiris bahwa hingga saat ini paling tidak ada enam negara Islam di kawasan negara Arab yang telah menjustifikasi keikutsertaan perempuan sebagai hakim di pengadilan. Ke enam negara Arab tersebut adalah Sudan, Maroko, Syiria, Lebanon, Yaman, dan Tunisia. Terkait dengan fenomena tersebut karya Djazimah Muqoddas yang saat ini ada di hadapan pembaca sangat menarik untuk dicermati. banyak informasi baru terkait peran perempuan sebagai hakim dari berbagai dunia Islam yang dikemukakan, dilengkapi analisis-analisis tajam dari para pakar hukum Islam, baik dari dalam maupun luar negeri.” / Wahyu Widiana

“Kaum perempuan Indonesia selayaknya bersyukur karena diskriminasi terhadap mereka perlahan mulai terkikis, meskipun belum sepenuhnya hilang. Saat ini, kaum perempuan sudah leluasa untuk menentukan dan mengembangkan kariernya sesuai dengan keinginan dan kompetensinya. Hemat saya, buku ini sangat penting dibaca oleh umat Islam, khususnya para hakim di lingkungan Peradilan Agama.” / Prof. Dr. Uswatun Hasanah Hadimulyo

( Kontroversi Hakim Perempuan )

Reviews

There are no reviews yet, would you like to submit yours?

Be the first to review “Kontroversi Hakim Perempuan Pada Peradilan Islam Di Negara-Negara Islam”

Related Products

  • Sale!
    Pendidikan Dasar Kepramukaan Untuk Golongan Penegak

    Pendidikan Dasar Kepramukaan Untuk Golongan Penegak

    Rp 68,500 Rp 68,000
  • Sale!
    Biarkan Al-Quran Menjawab : Mengerti Tema-Tema Penting Kehidupan Dalam Kitab Suci Al-Quran adalah pelita penerang jalan menuju rida Allah. Namun, tak sedikit dari kita kesulitan memanfaatkan pelita itu dengan baik. Subhanallah! Dengan kreatif, Ustaz Amin membuat petunjuk yang mudah dan praktis untuk menyalakan pelita tersebut sehingga kita dapat melangkah di jalan yang terang untuk meraih kesuksesan di dunia dan akhirat. Mengagumkan! (Dr. Muhammad Syafii Antonio, M.Ec., Komite Ekonomi Nasional, Dewan Syariah Nasional, Chairman Tazkia Group) Pengetahuan bermula dari pertanyaan. Dan jawaban setiap pertanyaan memacu kita untuk mengetahui lebih dalam. Buku Biarkan Al-Quran Menjawab ini memantik kita bertanya tentang hal-hal mendasar kehidupan manusia, lalu “mempersilakan” Al-Quran menjawabnya. Berbekal pertanyaan-pertanyaan penting yang disodorkan buku ini, kita tidak saja akan terdorong mengaji ayat demi ayat tapi juga terpandu memahaminya secara lebih padu. Penulis membantu mengelompokkan ayat secara tematis yang memudahkan kita memahami ragam sudut pandang Al-Quran tentang persoalan hidup yang kita hadapi. “Apabila Anda membaca Al-Quran,” tutur Dr. Muhammad A. Darraz, “maknanya akan jelas di hadapan Anda. Apabila membacanya sekali lagi, Anda akan temukan makna-makna yang berbeda dengan sebelumnya. Demikian seterusnya, sampai-sampai Anda menemukan kalimat atau kata yang punya arti bermacam-macam. Semuanya benar atau mungkin benar. Ayat-ayat Al-Quran bagaikan intan. Setiap sudutnya memancarkan cahaya berbeda-beda. Tidaklah mustahil jika Anda mempersilakan orang lain memandangnya maka ia akan melihat lebih banyak daripada apa yang Anda lihat.” Selamat menikmati Buku Biarkan Al-Quran Menjawab yang tak bakal kunjung tamat ini, karena setiap baca ada kilau baru seiring penambahan pemahaman dan pengalaman Anda sebagai pembacanya. Daftar Isi Buku Biarkan Al-Quran Menjawab SEKADAR PENGANTAR AL-QURAN Keutamaan Al-Quran • Bagaimana Al-Quran turun? • Apa fungsi Al-Quran dalam kehidupan manusia? • Apa keisptimewaan Al-Quran? • Apa akibat bila manusia tak mau melaksanakan ajaran Allah dalam Al-Quran? Adab Membaca Al-Quran • Bagaimana adab membaca Al-Quran? Mempelajari Al-Quran • Apa tujuan mempelajari Al-Quran? • Untuk siapa Allah menurunkan Al-Quran? • Apa manfaat mempelajari Al-Quran? • Untuk siapa kita mempelajari Al-Quran? • Dengan apa kita mempelajari dan memahami Al-Quran? • Mengapa Allah menyarankan kita menggunakan pendengaran, penglihatan, hati, dan akal untuk mempelajari dan memahami Al-Quran? • Apa akibat yang kita terima bila kita tak menggunakan pendengaran, penglihatan, hati, dan akal? • Apa saja tahapan mempelajari Al-Quran? TAUHID Menegakkan Tauhid • Siapakah Allah? • Di manakah Allah? • Mengapa Allah tak suka disekutukan? • Mengapa manusia cenderung menyekutukan Allah? • Apa yang manusia sembah selain Allah? • Bagaimana ciri-ciri berhala? Mengapa kita tak boleh menyembahnya? • Apa saja perwujudan berhala dalam hidup manusia? • Apa akibat menyekutukan Allah? • Bagaimana agar kita terhindar dari menyekutukan Allah? Merengkuh Hikmah dan Ilmu Allah • Kepada siapa Allah memberikan hikmah dan ilmunya? • Apa saja kehendak Allah yang harus kita ikuti agar mendapatkan hikmah dan ilmu-Nya? • Apa balasan Allah bagi manusia yang mau mengikuti kehendak-Nya? • Lalu, apa balasan bagi orang yang enggan melaksanakan kehendak Allah? • Allah memang memberikan hikmah dan ilmu-Nya bagi siapa yang Dia kehendaki, tetapi apakah semua keluarga nabi mendapatkannya? Bertemu Tuhan? • Bagaimana kita menemui-Nya? • Apa yang menghalangi kita untuk menemui-Nya? • Adakah jaminan bahwa Allah benar-benar menemui kita? • Kapan dan di mana kita menemui-Nya? • Apa akibat bagi manusia yang mengingkari pertemuan dengan Allah? Mengunduh Rahmat Allah • Apakah setiap orang mendapatkan rahmat Allah? • Mengapa kita harus mengunduh rahmat Allah? • Bila memang Dia memberi rahmat kepada siapa yang Dia kehendaki, apa yang harus kita lakukan agar bisa mengunduh rahmat Allah? • Apa ciri-ciri manusia yang mendapatkan rahmat Allah? IBADAH Mendirikan Shalat • Sejak kapan Allah memerintahkan manusia shalat? • Bagaimana shalat para Nabi sebelum Nabi Muhammad? • Bagaimana shalat Nabi Muhammad? • Kapan kita shalat? • Apa saja yang harus dilakukan sebelum, sedang, dan setelah shalat? • Apa tujuan Allah menurunkan perintah shalat? • Apa manfaat dan hikmah shalat? • Apakah Allah menerima semua shalat manusia? Berniaga dengan Allah • Modal apa yang kita miliki untuk bisa berniaga dengan Allah? • Apa saja bentuk tawaran niaga dari Allah? • Jika berniaga dengan Allah melalui harta, harta macam apa yang kita niagakan dengan-Nya? • Bagaimana kalau kita bersedekah, lalu menjadi miskin? • Memangnya kenapa kalau manusia kikir? Bukankah kekikiran jalan menuju kekayaan? • Kapan kita harus menafkahkan harta? • Kepada siapa kita bertransaksi ketika berniaga dengan Allah? • Apa syarat utama berniaga dengan Allah? • Bolehkah kita riya dalam berniaga dengan Allah? • Bolehkah menafkahkan seluruh harta yang kita miliki? • Apa tujuan Allah mengajak umat-Nya berniaga? • Apa manfaat kita berniaga dengan Allah? Menunaikan Haji • Bagaimana sejarah haji? • Apa bekal terbaik yang harus kita persiapkan untuk menunaikan haji? • Mengapa takwa diutamakan dan dijadikan ukuran dalam haji dan kurban (silakan simak juga bab Takwa)? • Apa inti ajaran takwa yang dijadikan bekal dalam ibadah haji? • Apa yang Nabi Ibrahim lakukan setelah mengetahui cara-cara ibadah haji dan kurban? • Mengapa Allah memilih Nabi Ibrahim sebagai pemimpin orang bertakwa? MANUSIA Manusia dalam Al-Quran • Manusia disebut sebagai makhluk yang memiliki bentuk terbaik, tetapi di sisi lain memiliki kekurangan. Sebenarnya, apa kekurangan manusia? • Apa tujuan Allah menciptakan kekurangan manusia? • Apa status manusia di hadapan Allah? • Bagaimana derajat manusia di hadapan Allah? • Apa itu Kafir? Bagaimana Al-Quran menggambarkan orang kafir? • Apa itu fasik? Bagaimana Al-Quran menggambarkan fasik? • Apa itu munafik? Bagaimana Al-Quran menggambarkan kaum munafik? • Apa itu murtad? Bagaimana Al-Quran menggambarkan orang murtad? • Apa fungsi manusia di muka bumi ini? • Jika manusia diciptakan Allah, lalu apa kewajiban manusia kepada-Nya? • Bagaimana bentuk pertanggungjawaban manusia di hadapan Allah? Strategi Iblis-Setan menggoda manusia • Di manakah Iblis-Setan bersemayam? • Bagaimana kita mengenali ciri-ciri Iblis-Setan? • Melalui apa Iblis-Setan menggoda manusia? • Seberapa banyak manusia yang disesatkan Iblis-Setan? • Bagaimana kita mengatasi strategi godaan Iblis-Setan? • Setelah manusia terbujuk rayuannya, apakah Iblis-Setan mau bertanggung jawab? Memupuk Takwa • Mengapa manusia harus bertakwa? • Sejak kapan Allah memerintahkan manusia untuk bertakwa? • Bagaimana Allah menilai ketakwaan seseorang? • Sempurnakah iman tanpa takwa? • Apa intisari takwa dalam Al-Quran? • Bagaimana proses menjadi manusia bertakwa? • Bagaimana agar kita selalu bertakwa? • Apa balasan bagi orang bertakwa? Membina Sabar • Definisi sabar • Kenapa kita harus bersabar? • Dalam kondisi apa kita harus bersabar? • Apa tujuan Allah menguji kesabaran manusia? • Apa balasan orang sabar? • Bagaimana kita belajar sabar? • Apakah sabar selalu berbuah manis? • Bagaimana kisah ketidaksabaran Nabi Musa terhadap penjelasan Nabi Khidir? Memohon Tobat • Mengapa harus bertobat? • Bagaimana bertobat kepada Allah? • Kapankah kita harus bertobat? • Apa syarat utama untuk bertobat? • Apa balasan Allah untuk orang yang bertobat? • Apa akibat bagi seseorang bila tak mau bertobat? Menyebarkan Kebaikan • Kenapa kita harus berbuat baik? • Perbuatan baik seperti apa yang Allah terima? • Untuk siapa kita berbuat baik? • Kepada siapa kita harus berbuat baik? • Apa ciri-ciri orang yang berbuat baik? • Kebaikan apa yang harus kita berikan kepada seluruh makhluk, terutama manusia? • Berapa besar kebaikan yang harus kita berikan? • Bagaimana agar ikhlas dan istikamah dalam berbuat baik? • Kapan dan di mana kita harus berbuat baik? • Apa ganjaran untuk orang-orang yang melakukan kebaikan? KELUARGA Menciptakan Keluarga Harmonis • Apa fungsi keluarga menurut Al-Quran? • Keluarga tak hanya mendatangkan kebahagiaan, tapi juga cobaan. Cobaan apa saja yang datang dalam kehidupan keluarga? • Meski bahagia soal hati, sebagai manusia kita membutuhkan sarana untuk mencapainya. Sarana apa yang kita butuhkan untuk • bisa mewujudkan keluarga bahagia? • Apa kewajiban suami terhadap keluarganya? • Apa saja kewajiban istri terhadap suami? • Apa kewajiban orang tua terhadap anak? • Apa kewajiban anak terhadap orang tua? • Setelah kewajiban tiap-tiap anggota keluarga dijelaskan, apa tanggung jawab anggota terhadap Allah? • Bagaimana kita bisa menjalankan hak dan kewajiban dengan baik? • Apakah keluarga dan harta bisa dijadikan jaminan bahagia? • Al-Quran mengabadikan keluarga-keluarga yang bisa kita jadikan cermin untuk pelajaran hidup. Siapa sajakah mereka? MASYARAKAT Bhinneka Tunggal Ika • Perbedaan apa saja yang ada dalam manusia? • Kenapa kita berbeda? • Bagaimana kita menyikapi perbedaan? Lalu bagaimana? DOA PENUTUP

    Biarkan Al-Quran Menjawab

    Rp 65,000 Rp 58,500
  • Sale!
    Akhlak Orang Berilmu Dan Ahli Quran

    Akhlak Orang Berilmu Dan Ahli Quran

    Rp 105,000 Rp 94,500
  • Sale!
    Islam Dan Urusan Kemanusiaan : Konflik, Perdamaian Dan Filantropi Kehadiran lembaga-lembaga kemanusiaan Muslim tidak hanya menggairahkan aksi-aksi kemanusiaan di lapangan, tetapi juga memiliki peran penting dalam menumbuhkembangkan gagasan dan prinsip-prinsip kemanusiaan dalam Islam. Kendati demikian, di balik peran aktif lembaga kemanusiaan Muslim di ruang publik yang semakin meningkat, kajian mendalam tentang Islam dan masalah-masalah kemanusiaan, khususnya hukum humaniter, ternyata masih belum banyak dilakukan. Untuk itulah Buku Islam Dan Urusan Kemanusiaan ini dihadirkan. Penulis Buku Islam Dan Urusan Kemanusiaan ini mengajak kita membuka ruang dialog tentang apa sebetulnya yang disebut prinsip-prinsip kemanusiaan di kalangan Muslim. doktrin seperti apa yang membuat kerja-kerja kemanusiaan dalam lembaga-lembaga kemanusiaan Islam tumbuh subur; bagaimana kalangan Muslim memaknai hukum humaniter internasional, serta bagaimana semua itu diejawantahkan dalam aksi nyata, khususnya di Indonesia dan beberapa negara di Asia Tenggara.

    Islam Dan Urusan Kemanusiaan

    Rp 75,000 Rp 67,500