Sale!
Hak Asasi Manusia

Hak-Hak Asasi Manusia Dalam Soliloqui Pertarungan Peradaban

Rp 145,000 Rp 130,000


Hak-Hak Asasi Manusia Dalam Soliloquy Pertarungan Peradaban

Hak asasi manusia (HAM) itu sangat mendasar, fundamental, paling pertama ada, dan karena itu disebut asasi. Hak itu harus disebut terlebih dahulu, karena sesudah itu akan ada juga hak lain-lain dalam arti hukum. Tetapi sesungguhnya, yang pertama dimaksudkan ini adalah hak paling dasar dimiliki dan tak terpisahkan (unalienable) dari manusia itu. Karena dia ada sebagai Manusia. Hak itu sudah ada dan terjadi ketika hukum masih belum ada atau tidak menentukannya sebagai hak hukum. Dengan itu mau dikatakan juga, hak dasar sudah dimiliki atau diperoleh si Manusia, walau hukum negara tidak/belum bertindak menetapkannya ke dalam bentuk hukum tertulis dan/atau yang tidak tertulis. Bahkan lebih ekstrim bisa juga dikatakan, (andainya) negara tidak/belum ada, hak asasi itu selalu dan tetap ada dengan segala akibat ikutannya. Maka, HAM juga sebagai hak yang tidak diberikan dan karenanya tidak pernah boleh diambil, dikurangi, atau ditiadakan oleh negara (nonderogable).

Segala perbincangan mengenai HAM, nyata mencakup wacana yang meliputi hampir semua disiplin ilmu, yang dari situ diturunkan lagi jadi seperangkat kebijakan sangat mendasar untuk memutuskan dan bertindak dalam berbagai bidang kehidupan. Baik secara sendiri, maupun bersama-sama.

Pada umumnya, orang menganggap HAM sebagai ranah wacana filsafat dan teori di bidang hukum, politik, dan ketatanegaraan. Namun, dengan dan di dalam tiga bidang itu saja pun, HAM jadi tak lepas dari segi-segi yang politik multidimensi. Di ranah sosial, budaya, ekonomi, ilmu pengetahuan dan teknologi, seni, dan merambah sampai ke HAM lingkungan dan kesehatan. Oleh karena itu, materi HAM dalam Buku Soliloqui karangan Nikolas Simanjuntak ini ditujukan untuk materi pembelajaran bagi para pemula (para mahasiswa dan mereka yang awam hukum), dan selain itu juga bersentuhan langsung dengan para pejabat berwenag yang mengurus pemerintahan dan para pemangku korporasi berbagai bidang. Buku Soliloquy ini menampilkan soliloqui HAM, dimana HAM dalam kesunyian pertarungan politiknya menempuh jalan politis yang berbelit, berliku, rumit, dan sulit.

Daftar isi Buku Hak Asasi Manusia Dalam Soliloqui Pertarungan Peradaban :
• Lingkup pemahaman HAM
• HAM di dalam peristilahan
• HAM dalam praktik kenegaraan
• HAM kebebasan hati nurani, berfikir, berkeyakinan, dan beragama

( Hak Asasi Manusia )


Informasi Tambahan

ISBN:

9786024346515

Ukuran:

14,5 x 21 cm (422 gram)

Halaman:

376

Penulis:

Nikolas Simanjuntak

Penerbit:

Penerbit Buku Erlangga

Tahun:

2018

Produk Deskripsi

Hak-Hak Asasi Manusia Dalam Soliloquy Pertarungan Peradaban

Hak asasi manusia (HAM) itu sangat mendasar, fundamental, paling pertama ada, dan karena itu disebut asasi. Hak itu harus disebut terlebih dahulu, karena sesudah itu akan ada juga hak lain-lain dalam arti hukum. Tetapi sesungguhnya, yang pertama dimaksudkan ini adalah hak paling dasar dimiliki dan tak terpisahkan (unalienable) dari manusia itu. Karena dia ada sebagai Manusia. Hak itu sudah ada dan terjadi ketika hukum masih belum ada atau tidak menentukannya sebagai hak hukum. Dengan itu mau dikatakan juga, hak dasar sudah dimiliki atau diperoleh si Manusia, walau hukum negara tidak/belum bertindak menetapkannya ke dalam bentuk hukum tertulis dan/atau yang tidak tertulis. Bahkan lebih ekstrim bisa juga dikatakan, (andainya) negara tidak/belum ada, hak asasi itu selalu dan tetap ada dengan segala akibat ikutannya. Maka, HAM juga sebagai hak yang tidak diberikan dan karenanya tidak pernah boleh diambil, dikurangi, atau ditiadakan oleh negara (nonderogable).

Segala perbincangan mengenai HAM, nyata mencakup wacana yang meliputi hampir semua disiplin ilmu, yang dari situ diturunkan lagi jadi seperangkat kebijakan sangat mendasar untuk memutuskan dan bertindak dalam berbagai bidang kehidupan. Baik secara sendiri, maupun bersama-sama.

Pada umumnya, orang menganggap HAM sebagai ranah wacana filsafat dan teori di bidang hukum, politik, dan ketatanegaraan. Namun, dengan dan di dalam tiga bidang itu saja pun, HAM jadi tak lepas dari segi-segi yang politik multidimensi. Di ranah sosial, budaya, ekonomi, ilmu pengetahuan dan teknologi, seni, dan merambah sampai ke HAM lingkungan dan kesehatan. Oleh karena itu, materi HAM dalam Buku Soliloqui karangan Nikolas Simanjuntak ini ditujukan untuk materi pembelajaran bagi para pemula (para mahasiswa dan mereka yang awam hukum), dan selain itu juga bersentuhan langsung dengan para pejabat berwenag yang mengurus pemerintahan dan para pemangku korporasi berbagai bidang. Buku Soliloquy ini menampilkan soliloqui HAM, dimana HAM dalam kesunyian pertarungan politiknya menempuh jalan politis yang berbelit, berliku, rumit, dan sulit.

Daftar isi Buku Hak Asasi Manusia Dalam Soliloqui Pertarungan Peradaban :
• Lingkup pemahaman HAM
• HAM di dalam peristilahan
• HAM dalam praktik kenegaraan
• HAM kebebasan hati nurani, berfikir, berkeyakinan, dan beragama

( Hak Asasi Manusia )

Reviews

There are no reviews yet, would you like to submit yours?

Be the first to review “Hak-Hak Asasi Manusia Dalam Soliloqui Pertarungan Peradaban”

Related Products

  • Sale!
    Biologi Evolusi

    Evolusi (Referensi Biologi Lengkap Untuk Pelajar Dan Mahasiswa)

    Rp 180,000 Rp 162,000
  • Sale!
    KEDOKTERAN KLINIS

    Lecture Notes : Kedokteran Klinis Edisi6

    Rp 312,000 Rp 280,000
  • Sale!
    The Microsoft Way

    The Microsoft Way : The Real Story How Bill Gates OutSmarts The Competition

    Rp 160,000 Rp 144,000
  • penerbit lkis

    Resolusi Jihad Paling Syar’i