Sale!
Diplomasi Mengusut Kejahatan Lintas Negara

Diplomasi Mengusut Kejahatan Lintas Negara

Rp 85,500 Rp 85,000


Diplomasi Mengusut Kejahatan Lintas Negara (Transnational Crime)

Era globalisasi batas antarnegara semakin kabur. Tak ada dinding yang bisa menyekat manusia. Dunia dalam globalisasi ini seakan telah dilipat. Ia diletakkan di bawah satu unit yang sama tanpa dibatasi oleh garis dan kedudukan geografi suatu negara. Manusia di era ini dengan mudahnya bisa bergerak ke mana pun mereka mau, melintas batas antarnegara, menembus ruang tersempit yang sebelumnya tak terjangkau.

Tentu ada hal baik yang bisa diambil dari fenomena ini, tapi hal yang tak baik baik sebagai imbas dari ini semua juga tak kalah dahsyat. Kejahatan transnasional (transnational crime) kian merajalela. Tak mudah untuk dibendung. Indonesia untuk mengatasi pusparagam kejahatan transnasional itu, tak bisa berjalan sendiri. Harus bergandeng tangan dengan negara lain. Kesepakatan-kesepakatan hukum harus banyak-banyak dibuat dengan sebanyak-banyaknya negara lain, demi memerangi kejahatan transnasional. Karena tanpa itu, sulit untuk menegakkan hukum di tengah era borderless seperti saat ini.

Buku Diplomasi Mengusut Kejahatan Lintas Negara karya Yasonna Hamonangan Laoly ini membedah perihal kebijakan dan langkah diplomatis Yasonna Laoly dalam kapasitasnya sebagai Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia serta peran dan kontribusinya dalam menyelesaikan persoalan kejahatan transnasional, ekstradisi, pengejaran pelaku kejahatan lintas negara, money laundering, dan penyelesaiannya di lembaga arbitrase internasional. Ini negara hukum, kata Yasonna. Siapa pun harus diminta pertanggungjawabannya secara hukum. Bahkan yang melintas batas negara sekalipun.

Tentang penulis Buku Diplomasi Mengusut Kejahatan Lintas Negara : Prof. Yasonna Hamonangan Laoly, SH., MSc., Ph.D. lahir di Sorkam, Tapanuli Tengah, pada 27 Mei 1953. Ia adalah Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia dalam Kabinet Kerja yang menjabat sejak 27 Oktober 2014. Yasonna Laoly memulai pendidikan dasar di SR Katolik Sibolga pada 1959. Enam tahun kemudian, usai tamat dari SR tahun 1965, ia melanjutkan ke SMP Negeri 1 Sibolga dan lulus tahun 1968. Di kota yang sama, Yasonna menghabiskan masa-masa SMA. Ia masuk ke SMA Katolik Sibolga pada 1968, dan lulus pada 1971.

( Transnational Crime )


Informasi Tambahan

ISBN:

9786026577443

Ukuran:

14 x 21 cm (301 gram)

Halaman:

295 Halaman

Penulis:

Prof. Yasonna Hamonangan Laoly, SH., MSc., Ph.D.

Penerbit:

Penerbit Buku Pustaka Alvabet

Tahun:

2019

Produk Deskripsi

Diplomasi Mengusut Kejahatan Lintas Negara (Transnational Crime)

Era globalisasi batas antarnegara semakin kabur. Tak ada dinding yang bisa menyekat manusia. Dunia dalam globalisasi ini seakan telah dilipat. Ia diletakkan di bawah satu unit yang sama tanpa dibatasi oleh garis dan kedudukan geografi suatu negara. Manusia di era ini dengan mudahnya bisa bergerak ke mana pun mereka mau, melintas batas antarnegara, menembus ruang tersempit yang sebelumnya tak terjangkau.

Tentu ada hal baik yang bisa diambil dari fenomena ini, tapi hal yang tak baik baik sebagai imbas dari ini semua juga tak kalah dahsyat. Kejahatan transnasional (transnational crime) kian merajalela. Tak mudah untuk dibendung. Indonesia untuk mengatasi pusparagam kejahatan transnasional itu, tak bisa berjalan sendiri. Harus bergandeng tangan dengan negara lain. Kesepakatan-kesepakatan hukum harus banyak-banyak dibuat dengan sebanyak-banyaknya negara lain, demi memerangi kejahatan transnasional. Karena tanpa itu, sulit untuk menegakkan hukum di tengah era borderless seperti saat ini.

Buku Diplomasi Mengusut Kejahatan Lintas Negara karya Yasonna Hamonangan Laoly ini membedah perihal kebijakan dan langkah diplomatis Yasonna Laoly dalam kapasitasnya sebagai Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia serta peran dan kontribusinya dalam menyelesaikan persoalan kejahatan transnasional, ekstradisi, pengejaran pelaku kejahatan lintas negara, money laundering, dan penyelesaiannya di lembaga arbitrase internasional. Ini negara hukum, kata Yasonna. Siapa pun harus diminta pertanggungjawabannya secara hukum. Bahkan yang melintas batas negara sekalipun.

Tentang penulis Buku Diplomasi Mengusut Kejahatan Lintas Negara : Prof. Yasonna Hamonangan Laoly, SH., MSc., Ph.D. lahir di Sorkam, Tapanuli Tengah, pada 27 Mei 1953. Ia adalah Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia dalam Kabinet Kerja yang menjabat sejak 27 Oktober 2014. Yasonna Laoly memulai pendidikan dasar di SR Katolik Sibolga pada 1959. Enam tahun kemudian, usai tamat dari SR tahun 1965, ia melanjutkan ke SMP Negeri 1 Sibolga dan lulus tahun 1968. Di kota yang sama, Yasonna menghabiskan masa-masa SMA. Ia masuk ke SMA Katolik Sibolga pada 1968, dan lulus pada 1971.

( Transnational Crime )

Reviews

There are no reviews yet, would you like to submit yours?

Be the first to review “Diplomasi Mengusut Kejahatan Lintas Negara”

Related Products

  • Sale!
    Juz Amma Lengkap Bergambar Untuk Anak

    Juz ‘Amma Lengkap Bergambar Untuk Anak : Tajwid Berwarna, Panduan Membaca Arab-Latin, Doa Untuk Anak

    Rp 68,000 Rp 61,500
  • Sale!
    The Luxe Series - KEMEWAHAN

    The Luxe Series – KEMEWAHAN

    Rp 203,000 Rp 183,000
  • Sang Zahid Mengarungi Sufisme GusDur

    SANG ZAHID | Mengarungi Sufisme GusDur

  • 17 Years Of Love Song

    17 Years Of Love Song

    Rp 45,000