• Sale!
    Nikmati Hidupmu : Petunjuk Rasul Agar Menjadi pribadi Menarik Dan Hidup Lebih Menguntungkan Kemampuan kita menawan hati orang lain dan memantik kecintaan tulus mereka memberikan kita banyak sisi kenikmatan hidup Membuat orang lain menghargai dan mencintai kita tidak segampang menghitung bilangan hari. Hidup berdampingan membutuhkan seni. Latihan berkelanjutan harus terus dilakukan. Yang tak kalah penting, menemukan panutan yang layak diteladani. Adakah teladan yang lebih baik daripada Rasulullah? Nah, apa saja yang beliau lakukan untuk membuat orang lain terpesona? Apa yang beliau kerjakan supaya hidup ini selalu terasa indah dan menyenangkan? Melalui Buku Nikmati Hidupmu ini, Dr. al-Arifi—motivator yang telah menginspirasi jutaan muslim di berbagai belahan dunia—berhasil secara gemilang memberikan pelajaran sekaligus hiburan. Dengan gaya tutur renyah dan jenaka, ia tak saja memaparkan keterampilan Nabi dalam berinteraksi dengan sesama dan kemampuannya menikmati hidup, tapi juga menggerakkan kita untuk mempraktikkannya dalam kehidupan nyata di zaman kita. Kita dituntun bagaimana menarik perhatian, memengaruhi orang lain, memaafkan kesalahan, dan bahkan bergaul dengan orang berperangai buruk sekalipun. Intinya, kita akan belajar bagaimana menikmati hidup ini dengan cara menyenangkan. Inilah hasil daras dan penelitian penulis selama dua puluh tahun. “Inilah buku,” tutur Dr. al-Arifi, “yang setiap detail kalimatnya kutulis dengan tinta bercampur darahku. Di antara ruas barisan kata kutumpahkan segenap jiwaku. Dan, di buku inilah kuperas sari ingatanku. Aku bersumpah, setiap kata itu keluar dari lubuk hatiku karena aku ingin ia bersemayam di hatimu. Bagiku, buku ini paling kusukai dan paling berharga. Di dalamnya tertuang kenangan pribadi, pengalaman nyata, dan ragam peristiwa yang baru pertama kali kuceritakan. Semoga Allah melimpahkan manfaatnya. * * * * Daftar isi Buku Nikmati Hidupmu •Pengantar •Mereka Tidak Akan Mengambil Manfaat •Apa yang Akan Kita Pelajari? •Mengapa Kita Membahas Keterampilan? •Kembangkan Terus Dirimu •Jangan Menangisi Susu yang Tumpah •Jadilah Orang yang Berbeda •Siapakah yang Paling Kaucintai? •Nikmatilah Aneka Keterampilan •Bersama Orang Miskin •Perempuan •Anak Kecil •Pembesar dan Rakyat Kecil •Terhadap Para Pembangkang •Sayang Binatang •100 Cara Memikat Hati Orang •Perbaiki Niat, Semua karena Allah •Pakai Citarasa yang Pas •Pilih Perkataan yang Cocok •Bersikap Lembutlah Ketika Pertama Kali Bertemu •Manusia Itu seperti Kandungan Bumi •Sehelai Rambut Mu‘awiyah •Kunci Pembuka Hati •Memerhatikan Aspek Kejiwaan •Berikan Perhatian pada Orang Lain •Buat Orang Lain Merasa Engkau Menginginkan yang Terbaik bagi Mereka •Hafalkan Banyak Nama •Jadilah Pengagum •Hati-Hati, Jadilah Pengagum Keindahan Saja •Jangan Ikut Campur yang Bukan Urusanmu •Menghadapi Orang yang Suka Ikut Campur •Jangan Mengkritik •Jangan Menggurui •Peganglah Tongkat di Bagian Tengahnya •Jadikan Mengatasi Kesalahan Itu Gampang •Pendapat Lain •Balas Keburukan dengan Kebaikan •Buat Orang Mengakui Kesalahannya agar Bisa Menerima Nasihat •Jangan Mencelaku! Selesai Persoalan •Pastikan Kesalahan Sebelum Menasihati •Cambuk Aku Pelan-Pelan •Hindari Terlibat Masalah •Akui Kesalahanmu, Jangan Sombong •Kunci Kesalahan •Lepaskanlah Belenggu •Menyiksa Diri •Masalah yang Tak Terpecahkan •Jangan Bunuh Dirimu dengan Kesedihan •Terimalah yang Diberikan Allah kepadamu dengan Lapang Dada •Jadilah Gunung •Jangan Melaknatnya karena Minum Khamar •Jika Tidak Ada yang Engkau Inginkan, Inginkanlah yang Ada •Kita Boleh Berbeda, Namun Tetap Bersaudara •Kelembutan Selalu Jadi Hiasan •Antara yang Hidup dan yang Mati •Jadikan Lidahmu Manis •Singkat Saja, Jangan Berdebat •Jangan Hiraukan Perkataan Orang Lain •Senyum, Senyum, dan Senyum •Benang Merah •Menjaga Rahasia •Memenuhi Kebutuhan •Jangan Membebani Diri di Luar Batas Kemampuan •Siapa Menendang Kucing?! •Rendah Hati •Ibadah Tersembunyi •Keluarkan Mereka dari Jurang •Perhatikan Penampilan •Jujur •Keberanian •Memegang Teguh Prinsip •Godaan •Memaafkan Orang Lain •Dermawan •Mencegah Kejahatan •Bukan untuk Mengumbar Permusuhan •Lidah Itu Raja •Jaga Mulutmu •Kunci •Kesan Baik •Penyihir •Buat Orang Lain Bahagia dengan Kata-Kata jika Keadaan Tak Bisa Membahagiakannya •Doa •Tambal Sulam •Melihat dengan Dua Mata •Seni Mendengar •Seni Berdebat •Putus Jalan bagi yang Suka Protes •Tunggu, Jangan Dulu Protes •Sebelum Berbicara dengan Rasulullah, Bersedekah Dulu •Tidak Harus Selalu Berhasil •Jadilah Pahlawan, Mulai Sekarang.

    Nikmati Hidupmu

    Rp 85,000 Rp 76,500
  • Sale!
    Great Stories Of The Quran : Cerita-Cerita Penuh Inspirasi Dari Kitab Suci Sekitar 80 persen Al-Quran adalah kisah. Sebab, manusia memang makhluk yang suka bercerita dan membangun hidupnya berdasarkan cerita yang dipercayainya. Lewat kisah kita belajar pada pengalaman. Allah berfirman, Kami akan menceritakan kepadamu kisah terbaik dengan mewahyukan Al-Quran ini kepadamu (Yusuf [12] : 3). Buku Great Stories Of The Quran ini mempersembahkan edisi terlengkap cerita dan kisah dalam Al-Quran dengan gaya tutur menawan. Selain nilai dan tujuan yang dikandungnya teramat mulia, kisah-kisah itu meliputi berbagai tema yang sangat berguna bagi pendidikan dan pelatihan jiwa. Keelokan dan ketinggian nilai kisah itu terbukti mampu mengubah akhlak, mempercantik perilaku, dan menyebarkan cahaya kebijaksanaan. Entah berapa cerita telah Anda baca, kini luangkan waktu untuk menyimak buku yang telah dinikmati kaum muslim di berbagai belahan dunia dari masa ke masa. Setelah diterjemahkan ke berbagai bahasa, kini Anda bisa menikmatinya dalam bahasa Indonesia. Kisah Qurani selalu memberi makna imajinatif, kesejukan, kehalusan budi, bahkan renungan dan pemikiran, kesadaran dan pengajaran (ibrah). (Dr. Mahmud Zahron) Sesungguhnya pada kisah mereka itu terdapat pelajaran bagi orang-orang berakal. (Yûsuf [12]: 111) Kisah Qurani mengandung berbagai penalaran dan pergulatan antara kebenaran dan kebejatan, kesedihan dan kegembiraan, tantangan dan kemantapan pribadi, kesabaran dan kemarahan, keluhuran dan keberahian, kegentingan dan kemudahan. (Sayyid Qutub). * * * * Daftar isi Buku Great Stories of the Quran Pengantar Nabi Adam Anak-Anak Adam Nabi Nuh Nabi Hud Nabi Shalih Nabi Ibrahim • Ibrahim dan Tanda-Tanda Kebangkitan • Ibrahim Menyeru Ayahnya • Ibrahim Menghancurkan Berhala-Berhala • Ibrahim Dibakar • Ibrahim dan Namruz • Tanah Baru untuk Benih yang Suci • Mengembara ke Negeri Mesir Nabi Ismail • Mata Air Zamzam • Penyembelihan Ismail • Ismail dan Bani Jurhum • Pembangunan Ka‘bah Nabi Luth Nabi Ya‘kub Nabi Yusuf • Yusuf di Tengah-Tengah Keluarganya • Pengembaraan Yusuf • Yusuf dan Zulaikha • Penjara yang Membebaskan • Mimpi yang Memuliakan • Mimpi yang Menjadi Nyata Nabi Syu‘aib Nabi Musa • Kelahiran Musa • Musa Sang Rasul • Musa dan Firaun • Bani Israel Keluar dari Mesir • Janji-Janji Musa • Kesesatan Bani Israel • Sapi (al-Baqarah) • Pertemuan Antara Musa dan Khidir • Qarun Tabut dan Thalut • Dawud dan Thalut Dawud Sang Nabi • Para Pelanggar Sabat Nabi Sulaiman • Sulaiman dan Bilqis • Kebijakan Sulaiman • Sulaiman di Singgasana Ayahnya Watak Buruk Bani Israel Uzair Pertarungan Antara Kebenaran dan Kebatilan Para Pemilik Kebun Nabi Ayyub Nabi Yunus Nabi Zakaria dan Nabi Yahya Maryam Nabi Isa • Isa al-Mawlûd • Kenabian Isa a.s. • Al-Mâ’idah (Hidangan dari Langit) • Ujung Perjalanan Zulkarnain Ashhâb al-Kahf Ashhâb al-Ukhdûd Banjir Bandang Ashhâb al-Fîl Bacalah dengan Nama Tuhanmu Bilal Isrâ’ Perdebatan Hijrah Perang Badar • Teguran Mengenai Tebusan Perang Uhud • Penghulu Para Syahid Bani Nadhir Perang Ahzâb Tuduhan Dusta (Hadîts al-Ifk) Orang-Orang Munafik Berita Orang Fasik Kemenangan Besar • Mimpi yang Nyata Perjanjian Hudaibiyah Pelanggaran Kesepakatan • Kemenangan yang Nyata Perang Hunain • Kaum Muslim di Antara Kemenangan dan Kekalahan Tiga Orang yang Ditangguhkan Masjid Dhirâr Mubâhalah Wanita yang Menggugat Pengharaman Zainab bint Jahsy

    Great Stories Of The Quran

    Rp 109,000 Rp 98,500
  • Sale!
    Ensiklopedia Pahala : Mengaji Hadis-Hadis Motivasional Agar Semakin Terdorong Untuk Beramal Pahala hanyalah tahapan bukan tujuan. Tak terhitung ibadah dan amalan baik yang dianjurkan oleh Allah dan Rasulullah. Dan tak jarang anjuran-anjuran tersebut disertai dengan motivasi berupa pahala atau keuntungan ukhrawi agar kita terdorong untuk menjalankannya. Maka, sah-sah saja bila kita melaksanakan ibadah atau amal karena termotivasi pahala. Buku Ensiklopedia Pahala ini menghimpun hadis-hadis pahala beragam ibadah, mulai dari shalat dan hal-hal terkait, zakat, sedekah, puasa, dan sebagainya, serta beragam amalan-amalan baik lainnya. Rujukan otoritatif bagi siapa pun yang ingin mengetahui dalil-dalil tepercaya dari hadis Nabi sehingga setiap amalan dilaksanakan dan diujarkan dengan penuh keyakinan dan kemantapan. Sebagai pribadi, Anda bisa jadikan buku ini sebagai pegangan diri. Jika Anda seorang ustaz atau dai, Anda bisa jadikan buku ini sebagai bahan mengajar, bahan berkhutbah, atau bahan berceramah. Namun, penting ditekankan bahwa setiap motivasi pahala dalam ibadah seyogianya hanya dijadikan tahapan dalam menjalin hubungan spiritual dengan Allah—dan tidak dijadikan tujuan. Sebab, jika motivasi pahala dalam beribadah dijadikan tujuan, kita tak ubahnya pebisnis yang senantiasa berhitung untung-rugi dalam berbisnis. Padahal, kebaikan dan kasih sayang Allah mengalir terus-menerus sejak detik pertama kita ada hingga kelak di detik terakhir kehidupan kita. Allah tak mempertimbangkan untung-rugi saat memberikan kebaikan dan kasih sayang-Nya. Maka, motivasi terbaik dalam beribadah dan beramal baik adalah untuk mengungkapkan cinta dan syukur kepada Allah atas segala anugerah-Nya. * * * * Daftar isi Buku Ensiklopedia Pahala BERSUCI •Pahala Wudhu •Pahala menyempurnakan wudhu dalam cuaca amat dingin atau kondisi sakit •Pahala orang yang menjaga wudhu •Pahala orang yang berdoa setelah berwudhu •Pahala orang yang shalat dua rakaat setelah berwudhu AZAN •Pahala menjawab azan •Pahala bershalawat untuk Nabi setelah menjawab azan •Cara bershalawat untuk Nabi setelah azan •Pahala berdoa setelah azan •Pahala berdoa di antara azan dan ikamah •Pahala berdoa ketika ikamah shalat SHALAT •Pahala Shalat Wajib •Pahala Shalat Subuh dan Asar •Pahala shalat di awal waktu •Pahala membaca kalimat iftitah •Pahala membaca kalimat i‘tidal •Pahala Zikir seusai Shalat Fardu •Pahala Zikir setelah Shalat Subuh dan Asar •Pahala Doa setelah Shalat Fardu SHALAT SUNNAH •Pahala Shalat Sunnah •Pahala Shalat Sunnah di Rumah •Pahala Istikamah Shalat Dua Belas Rakaat selain Shalat Fardu •Pahala Dua Rakaat Sunnah Fajar •Pahala Shalat Empat Rakaat Sebelum Zuhur dan setelahnya •Pahala Shalat Empat Rakaat sebelum Asar •Pahala Shalat Witir •Pahala Orang yang Tidur dalam Keadaan Suci •Pahala Zikir Bangun Tidur •Pahala Qiyamu Lail •Pahala orang bangun malam dan membangunkan keluarganya •Pahala sepertiga malam terakhir •Pahala orang yang berniat shalat malam lalu ia tertidur •Pahala orang yang meninggalkan kebiasaannya karena tertidur lalu menggantinya •Pahala shalat duha •Pahala shalat istikharah •Pahala shalat tasbih •Pahala shalat tobat •Pahala shalat hajat •Pahala sujud tilawah SHALAT JAMAAH •Pahala shalat jamaah •Pahala shalat jamaah selama empat puluh hari •Pahala keluar rumah dalam keadaan berwudhu untuk shalat jamaah •Pahala shalat Isya dan subuh berjamaah •Pahala membaca amin bersamaan dengan malaikat •Pahala shalat jamaah di saf pertama •Pahala shalat di bagian kanan saf •Pahala menyambung saf atau mengisi celah •Pahala Berjalan ke Masjid untuk Shalat •Pahala Berjalan Ke Masjid Ketika Gelap •Pahala orang yang tetap di masjid dan duduk di dalamnya untuk kebaikan •Pahala orang yang duduk di masjid menunggu shalat •Pahala duduk berzikir setelah shalat subuh sampai matahari terbit •Pahala shalat di Masjidil Haram dan masjid Madinah yang mulia •Pahala Shalat di Masjid Baitul Makdis •Pahala shalat di Masjid Quba’ •Pahala membangun masjid karena Allah •Pahala menyapu dan membersihkan masjid SHALAT JUMAT •Pahala shalat Jumat •Pahala berjalan menuju shalat Jumat, mandi, dan memakai wangi-wangian •Pahala menghadiri shalat Jumat lebih awal •Pahala berzikir banyak-banyak usai shalat Jumat •Pahala berdoa di hari Jumat •Pahala membaca surah al-Kahfi di hari Jumat •Pahala bershalawat untuk Rasulullah pada hari Jumat ZAKAT DAN SEDEKAH •Pahala menunaikan zakat •Pahala sedekah •Macam-macam sedekah dan pahalanya •Pahala bendahara yang tepercaya •Pahala panitia zakat yang jujur •Pahala bersedekah diam-diam •Pahala sedekah orang fakir •Pahala orang yang diberi rezeki pas-pasan lalu dia rela (kanaah), bersabar, dan menjaga diri •Pahala bersedekah kepada sanak famili •Pahala perempuan yang bersedekah dengan harta dan izin suami •Pahala sedekah kepada kerabat yang memusuhi •Pahala orang yang meringankan beban orang miskin atau menunda jatuh tempo utangnya atau membebaskannya dari utang. •Pahala memaafkan kekurangan pembayaran •Pahala membatalkan transaksi terhadap seorang muslim •Pahala mempermudah dalam menunaikan atau menuntut hak •Pahala berutang sambil berniat melunasinya PUASA •Pahala Puasa •Pahala Puasa Ramadan dengan iman dan harapan pahala •Pahala bangun malam di bulan Ramadan •Pahala Lailatul Kadar •Pahala sahur •Pahala Segera Berbuka •Faidah berbuka dengan kurma atau air •Pahala berdoa ketika berbuka •Pahala memberi makanan berbuka •Pahala memberi makan orang yang tidak berpuasa •Pahala zakat fitrah PUASA SUNNAH •Pahala orang yang berpuasa enam hari setelah Ramadan •Pahala puasa dan ibadah lain dalam sepuluh hari pertama bulan Dzul Hijjah •Pahala puasa Arafah •Pahala puasa bulan Allah, bulan Muharam •Pahala puasa Asyura (tanggal sepuluh Muharam) •Pahala puasa bulan Syakban •Pahala puasa tiga hari tiap bulan •Pahala puasa Senin-Kamis •Pahala puasa Daud HAJI DAN UMRAH •Pahala Haji •Pahala Umrah •Pahala keluar menuju haji atau umrah lalu meninggal •Pahala menafkahkan harta untuk haji dan umrah •Pahala Talbiah •Pahala tawaf •Pahala wukuf di Arafah •Pahala mencukur rambut •Pahala berkurban •Pahala minum air zamzam JIHAD •Pahala meminta kesyahidan dengan sungguh-sungguh •Pahala berjihad di jalan Allah •Pahala debu jihad •Pahala membunuh orang musyrik di peperangan •Pahala mati syahid di jalan Allah •Pahala berjaga di jalan Allah •Pahala nafkah di jalan Allah •Pahala menyiapkan orang berjihad atau membantu keluarganya JENAZAH •Pahala berharap menjumpai Allah •Pahala mengucapkan tahlil ketika sakratulmaut •Pahala menyalati jenazah dan menghadiri pemakamannya •Pahala dishalati seratus orang •Pahala dishalati empat puluh orang •Pahala dishalati tiga saf •Pahala dipuji setelah mati •Pahala bertakziah kepada seorang muslim atau muslimah •Pahala mengucapkan kalimat tarji’ •Pahala memandikan dan mengafani orang mati •Pahala mati karena penyakit sampar •Pahala orang mati sakit perut dan tenggelam •Pahala orang mati terbakar, terkena reruntuhan, radang dada, dan melahirkan •Pahala terbunuh membela harta, nyawa, agama dan keluarga SABAR •Pahala bersabar atas bala •Pahala bersabar atas kematian orang tercinta •Pahala bersabar atas kematian anak •Pahala bersabar kehilangan penglihatan •Pahala bersabar atas penyakit ayan •Pahala bersabar atas rasa sakit •Pahala mengucapkan kalimat-kalimat ini ketika sakit •Pahala berdoa empat puluh kali ketika sakit dengan doa Nabi Yunus •Pahala menjenguk orang sakit BERBAKTI KEPADA ORANGTUA DAN SILATURAHIM •Pahala berbakti kepada kedua orang tua •Pahala Silaturahim •Pahala mendidik anak atau saudara perempuan dan berbuat baik kepada mereka •Pahala seorang ibu yang mendidik anak-anaknya •Pahala menafkahi anak yang dicerai •Pahala menyantuni para janda dan orang miskin •Pahala menanggung anak yatim •Pahala mengelus kepala anak yatim •Pahala kesetiaan seorang istri kepada suaminya •Pahala berbuat baik kepada perempuan •Pahala berbuat baik kepada tetangga •Pahala memuliakan tamu •Pahala mengunjungi saudara BUDI PEKERTI •Pahala berbaik budi •Pahala malu •Pahala jujur •Pahala rendah hati •Pahala kasih sayang •Pahala berlemah-lembut •Pahala meninggalkan marah •Pahala menahan marah •Pahala memaafkan orang zalim •Pahala menutupi aib seorang muslim •Pahala melindungi kehormatan seorang muslim •Pahala diam dan tidak banyak bicara kecuali yang baik •Pahala tidak pamer dan tidak bohong •Pahala tidak meminta-minta •Pahala menepati janji •Pahala mengucapkan salam kepada sesama muslim •Pahala berjabat tangan •Pahala berwajah berseri-seri •Pahala berkata baik-baik ZIKIR •Pahala berzikir •Pahala membaca Al-Quran •Pahala membaca surah atau ayat tertentu •Pahala doa •Pahala istigfar •Pahala kalimat tauhid lâ ilâha illallâh •Pahala syahadat •Pahala lâ ilâha illallâh wahdahû lâ syarîka lah •Pahala mengucapkannya sepuluh kali •Pahala mengucapkannya seratus kali •Pahala mengucapkan tasbih, tahmid, tahlil, dan takbir •Pahala haukalah (kalimat lâ haula wa lâ quwwata illâ billâh) •Pahala subhânallâh wa bihamdihî •Pahala seratus kali subhânallâh wa bihamdihî •Pahala subhânallâh wa bihamdihî subhânallâhil ‘azhîm •Pahala shalawat atas Nabi •Pahala menghafal nama-nama indah Allah •Pahala zikir yang berlipat ganda •Pahala majelis zikir •Pahala zikir pagi dan sore •Pahala zikir-zikir ketika hendak tidur •Pahala zikir keluar rumah •Pahala doa masuk masjid •Pahala doa masuk rumah •Pahala doa memakai baju baru •Pahala doa ketika terjatuh dari kendaraan •Pahala doa selesai majelis •Pahala berzikir di pasar •Pahala doa melihat bala •Pahala doa di persinggahan •Pahala doa ketika waswas PAHALA BELAJAR DAN MENGAJAR •Pahala menunjukkan kebaikan •Pahala bersyukur kepada Allah •Pahala takut pada Allah •Pahala menangis karena takut pada Allah •Pahala berbaik sangka kepada Allah •Pahala mencintai karena Allah •Pahala memenuhi kebutuhan saudara sesama muslim •Pahala membuat senang seorang muslim •Perbuatan-perbuatan yang menarik ke surga •Pahala berdamai •Pahala hati pengasih •Pahala menyayangi binatang •Pahala memutuskan perkara dengan adil •Pahala pedagang yang jujur nan tepercaya •Pahala budak bila menunaikan hak Allah dan tuannya •Pahala menjaga kemaluan •Pahala rambut beruban •Pahala orang makan sambil bersyukur

    Ensiklopedia Pahala

    Rp 65,000 Rp 58,500
  • Firasat Muhammad : Engkau Benar, Ya Rasul. Peristiwa Yang Engkau Isyaratkan Menjadi Fakta Sejarah Setiap nabi atau rasul senantiasa dibekali bukti dan mukjizat untuk menguatkan kenabian dan kerasulan, untuk membantah orang-orang yang menuding kenabian dan kerasulan tersebut sebagai kebohongan. Di antara bukti dan mukjizat kenabian Rasulullah Muhammad adalah kemampuannya “weruh sakdurunge winarah” atau mengetahui sebuah peristiwa sebelum terjadi. Atau, kemampuannya mengetahui sebuah peristiwa tanpa harus berada di tempat—atau hadir pada masa—peristiwa itu terjadi. Banyak informasi tentang peristiwa sebelum masa Nabi atau peristiwa yang tidak dihadiri oleh Nabi pada masa Nabi sendiri yang diketahui oleh Nabi melalui wahyu, termasuk peristiwa masa depan setelah Nabi wafat. Semua itu sebagai bukti dan mukjizat untuk mengikis keraguan orang-orang atas kenabian dan kerasulan beliau. Di antara peristiwa yang terjadi sepeninggal Nabi dan telah beliau isyaratkan sebelumnya adalah perihal kesyahidan Umar, Utsman, Ali, dan Husain ibn Ali, perihal kepemimpinan Muawiyah, perihal penyebaran Islam ke penjuru dunia, sampai perihal merebaknya gejolak umat seperti di Yaman dan Syria saat ini. Buku Firasat Muhammad ini memaparkan perihal firasat Nabi semasa hidup dan menjadi fakta setelah beliau mangkat. Juga perihal kemampuan Nabi mengetahui peristiwa-peristiwa yang dirahasiakan atau rencana-rencana yang disembunyikan namun dikuak oleh Nabi, hingga para pelakunya menyadari karamah beliau dan akhirnya menyatakan keislaman. Inilah buku yang akan meneguhkan keimanan kita kepada Allah dan menambah kecintaan kita kepada Muhammad Rasulullah.

    Firasat Muhammad

    Rp 39,000
  • Sale!
    Jalan Orang Bijak : Adab Berinteraksi Dengan Allah Dan Sesama “Sungguh, segala perbuatan tergantung niatnya.” Demikian sebuah bunyi hadis terkenal. Niat adalah persoalan hati; lurus atau menyimpang suatu niat tergantung pada kemampuan si pelaku dalam mengendalikan hati. Maka, salah satu modal penting untuk beramal adalah mengetahui cara menguasai hati dan mengenali segala hal yang dapat menyimpangkannya. Namun, niat yang lurus saja belum cukup. Kesesuaian pelaksanaan sebuah amal dengan tuntunan agama juga menentukan sah-tidak sah amal tersebut. Buku Jalan Orang Bijak ini menyoroti kedua aspek amal tersebut. Di samping memberikan panduan agar niat tetap berada pada relnya, Imam al-Ghazali juga menguraikan secara terperinci berbagai adab yang harus diperhatikan dan diamalkan dalam berbagai aktivitas kehidupan sehari-hari, baik dalam beribadah kepada Allah maupun dalam berinteraksi dengan sesama manusia. Pada banyak tempat, Sang Hujjatul Islam ini menyertakan doa-doa yang penting dibaca.

    Jalan Orang Bijak

    Rp 59,000 Rp 53,500
  • Sale!
    Islam Dan Urusan Kemanusiaan : Konflik, Perdamaian Dan Filantropi Kehadiran lembaga-lembaga kemanusiaan Muslim tidak hanya menggairahkan aksi-aksi kemanusiaan di lapangan, tetapi juga memiliki peran penting dalam menumbuhkembangkan gagasan dan prinsip-prinsip kemanusiaan dalam Islam. Kendati demikian, di balik peran aktif lembaga kemanusiaan Muslim di ruang publik yang semakin meningkat, kajian mendalam tentang Islam dan masalah-masalah kemanusiaan, khususnya hukum humaniter, ternyata masih belum banyak dilakukan. Untuk itulah Buku Islam Dan Urusan Kemanusiaan ini dihadirkan. Penulis Buku Islam Dan Urusan Kemanusiaan ini mengajak kita membuka ruang dialog tentang apa sebetulnya yang disebut prinsip-prinsip kemanusiaan di kalangan Muslim. doktrin seperti apa yang membuat kerja-kerja kemanusiaan dalam lembaga-lembaga kemanusiaan Islam tumbuh subur; bagaimana kalangan Muslim memaknai hukum humaniter internasional, serta bagaimana semua itu diejawantahkan dalam aksi nyata, khususnya di Indonesia dan beberapa negara di Asia Tenggara.

    Islam Dan Urusan Kemanusiaan

    Rp 75,000 Rp 67,500
  • Sale!
    Ikhlas Tanpa Batas : Belajar Hidup Tulus Dan Wajar Kepada 10 Ulama (Psikolog Klasik) Inilah buku yang menawari pembacanya sebuah ilmu rahasia. Ilmu rahasia yang menjadi kunci meraih kebahagiaan hakiki. Ilmu rahasia yang selalu disebut-sebut orang, namun sebetulnya tak banyak orang mengetahui hakikatnya. Ilmu rahasia yang telah diwariskan dari zaman ke zaman, tapi sebetulnya tak banyak orang yang tahu cara menimbanya. Ya, inilah buku tentang ilmu ikhlas. Ilmu ikhlas adalah ilmu yang lain dari yang lain. Orang yang merasa mendapatkannya boleh jadi telah kehilangannya pada saat yang sama. Orang yang mengklaim menguasainya dengan mahir berarti dia tak bisa menguasainya. Dan orang yang mengaku-aku bisa mengajarkannya adalah orang yang masih perlu belajar lagi tentangnya. Itulah mengapa tak habis-habis orang membahasnya dan selalu saja muncul buku yang mengulasnya. Tapi Buku Ikhlas Tanpa Batas ini mudah-mudahan jugalah buku yang lain dari yang lain. Membaca Buku Ikhlas Tanpa Batas ini, kita akan serasa tengah berguru. Berguru untuk mengais ilmu ikhlas ke para empu dengan menelusuri kitab-kitab para syekh dan imam dari berbagai zaman dan dari berbagai penjuru Dunia Islam—dari Bagdad hingga Turki, dari Damaskus hingga Maroko. Mulai dari Syekh al-Muhâsibî, Imam al-Ghazâlî, Syekh ‘Abd al-Qâdir al-Jaylânî, hingga Syekh Ibn Taymiyah dan Ibn ‘Athâ’illâh. Mereka mengajarkan kedalaman ilmu dan kearifan tentang keikhlasan, melebihi banyak ulama dan ustadz zaman ini. Setamat membacanya, kita akan mengerti betapa ajaran mereka bak untaian tasbih biji-bijinya sama dan sebangun namun sambung-menyambung dan saling mengisi dalam sebuah rangkaian rangkaian yang baru bermanfaat bila kita titi satu per satu, dari pangkal hingga ke ujung, dari awal hingga akhir. Belajar Hidup Tulus Dan Wajar Kepada 10 Ulama (Psikolog Klasik) • Imam al-Ghazâlî • Imam al-Hâkim al-Tirmidzî • Imam al-Nawawî al-Dimasyqî • Syekh al-Hârits al-Muhâsibî • Syekh ‘Abd al-Qâdir al-Jaylânî • Syekh Ibn ‘Athâ’illâh • Syekh Ibn Taymiyah • Syekh ‘Abd al-Rahmân al-Lajâ’î • Syekh ‘Abd al-Hamîd al-Anqûrî • Syekh Muhammad al-Birgawî Daftar isi Buku IKHLAS TANPA BATAS 1. PERBUATAN itu BERGANTUNG pada NIATNYA : Syekh Ibn Taymiyah (w. 728 H) 2. MAKNA NIAT TULUS : Imam al-Nawawî al-Dimasyqî (w. 676 H) 3. HAKIKAT NIAT, IKHLAS, dan KESUNGGUHAN : Imam al-Ghazâlî (w. 505 H) 4. Buatlah PAHALA BERLIPAT dengan NIAT : Imam al-Hâkim al-Tirmidzî (w. 320 H) 5. IKHLAS sebagai INTI AJARAN ISLAM : Syekh Ibn Taymiyah (w. 728 H) 6. IKHLAS sebagai RAHASIA : Syekh ‘Abd al-Rahmân al-Lajâ’î (w. 599 H) 7. CIRI-CIRI IKHLAS : Syekh ‘Abd al-Hamîd al-Anqûrî (abad 8 H) 8. IKHLAS versus RIA : Syekh Muhammad al-Birgawî (w. 995 H) 9. IKHLAS dalam BERTAUHID : Syekh ‘Abd al-Qâdir al-Jaylânî (w. 561 H) 10. IKHLAS dalam BERIBADAH : Syekh Ibn ‘Athâ’illâh (w. 709 H) 11. IKHLAS dalam MENERIMA REZEKI : Syekh ‘Abd al-Qâdir al-Jaylânî (w. 561 H) 12. IKHLAS dalam BERSEDEKAH : Syekh al-Hârits al-Muhâsibî (w. 243 H) 13. IKHLAS dalam MENGHADAPI KENYATAAN : Syekh ‘Abd al-Qâdir al-Jaylânî (w. 561 H) 14. IKHLAS di tengah PUJIAN dan CELAAN : Syekh al-Hârits al-Muhâsibî (w. 243 H) 15. Mengevaluasi NIAT, Menakar KETULUSAN : Syekh al-Hârits al-Muhâsibî (w. 243 H) Benang Merah: SENI BERNIAT BAIK Epilog: “KEJEBAK IKHLAS”: Tiga Tips Mencicip Ikhlas

    Ikhlas Tanpa Batas

    Rp 45,000 Rp 41,000
  • Sale!
    Kekuatan Takwa : Mati Sebagai Muslim Hidup Sebagai Pezikir Di mata Tuhan tak ada kelebihan suatu bangsa terhadap bangsa lain, suatu keluarga terhadap keluarga lain. Mereka diciptakan agar bisa saling mengenal. Dan, yang lebih mulia di sisi Tuhan adalah yang lebih bertakwa. Nilai kemuliaan seseorang terletak pada ketakwaannya.Namun, Alquran tidak memberikan definisi tentang takwa. Alquran hanya memberikan patokan-patokan tentang perbuatan yang lebih dekat pada takwa. Salah satunya QS al-Ahzâb [33]: 35.Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mukmin, laki-laki dan perempuan yang qânit, laki-laki dan perempuan shâdiq, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyuk, laki-laki dan perempuan yang mutashaddiq, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak berzikir kepada Allah; maka Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang agung. Selain menegaskan kesetaraan jender, dalam ayat ini penulis mengungkap jenjang ketakwaan dari yang paling rendah hingga yang paling tinggi, yaitu dari menjadi diri muslim hingga diri yang hidup meditatif (pezikir). Buku Kekuatan Takwa ini mengajak kita berperan serta dalam upaya memberdayakan umat dengan meningkatkan kualitas ketakwaan kita. Bangkit sebagai umat yang menjadi rahmat bagi seluruh alam. Umat yang bisa memberikan keteduhan bagi semua pihak. Umat yang mengerti hak hidup orang lain. Umat yang mampu memberikan kehidupan di bumi ini. Hanya dengan jalan beriman dan bertakwa secara konkret, Tuhan semesta alam akan melimpahkan berkah dari langit dan bumi kepada hamba-hamba-Nya (QS 7: 96).

    Kekuatan Takwa

    Rp 55,000 Rp 49,500
  • Sale!
    Kitab Al-Hikam : Untaian Hikmah Ibnu Athaillah Al-Hikam merupakan mutiara-mutiara cemerlang untuk meningkatkan kesadaran spiritual, tidak hanya bagi para salik dan murid-murid tasawuf, tapi juga untuk umumnya para peminat olah batin. Untaian mutiaranya telah memesona jutaan hamba pencari keindahan Sang Maha Indah. (K.H A.Mustofa Bisri) Hidup akan diliputi kegamangan bila kita tak tahu apa tujuan hidup kita. Dalam buku ini, Anda diajak menyelami al-Hikam—hikmah-hikmah Ibnu Athaillah—agar hidup Anda tidak saja terarah dan bermakna, tapi juga tenteram dan indah! Al-Hikam menyediakan arahan kepada kaum beriman untuk berjalan menuju Allah, lengkap dengan rambu-rambu, peringatan, dorongan, dan penggambaran keadaan, tahapan, serta kedudukan rohani. Al-Hikam dipandang sebagai kitab kelas berat bukan saja karena struktur kalimatnya yang bersastra tinggi, melainkan juga kedalaman makrifat yang dituturkan lewat kalimat-kalimatnya yang singkat. Ia menjadi kitab yang bahasanya luar biasa indah—kata dan makna saling mendukung, melahirkan ungkapan-ungkapan yang menggetarkan. * * * * Al-Hikam memberikan bimbingan agar kita sampai ke puncak kemenangan. Dengan bersandar pada Al-Quran dan sunnah, buku ini bagaikan pelita yang menerangi setiap salik (penempuh jalan spiritual) saat banyak aral di setiap tikungan jalan sehingga bisa selamat sampai tujuan. (K.H. Masyhuri Baedlowi MA, Pengasuh Pesantren Darussalam, Indramayu) Selain sangat populer di dunia Islam selama berabad-abad, Al-Hikam juga menjadi bacaan utama di hampir seluruh pesantren di Nusantara. Isinya selalu sesuai dengan keadaan zaman. Kitab ini tetap perlu dibaca dan dikaji kaum muslim hingga hari kiamat. Lebih-lebih dewasa ini, ketika kian banyak kegersangan hati kepada Sang Pencipta. (REPUBLIKA)

    Kitab Al-Hikam

    Rp 55,000 Rp 49,500
  • Sale!
    Membumikan Islam Nusantara : Respons Islam terhadap Isu-Isu Aktual Salah satu pesan penting dari misi profetik Nabi Muhammad saw. ialah menyebarluaskan pemahaman Islam yang menjadi rahmat untuk seluruh alam. Meskipun secara geografis Islam hadir di tengah-tengah masyarakat Arab, namun pesan universal yang dibawa Rasulullah tidak terbatas secara lokal namun menjangkau jauh melampaui batas-batas geografis, menghapus sekat-sekat kesukuan, dan menumbuhkan sikap empati dan penghargaan terhadap seluruh manusia sebagai makhluk ciptaan Allah. Dengan misi kenabian tersebut, Rasulullah telah sukses melancarkan dakwahnya ke tengah-tengah masyarakat, sebagaimana terlukis dalam lembaran-lembaran sejarah kehidupan beliau. Metode dakwah beliau yang lemah lembut, namun tanpa kehilangan shibgah terbukti mampu menarik banyak orang untuk memeluk Islam. Dalam konteks kekinian, refleksi atas keberhasilan dakwah Rasulullah tersebut menjadi signifikan di tengah karut-marut kehidupan umat Islam di berbagai belahan dunia. Buku Membumikan Islam Nusantara ini hadir sebagai usaha meneguhkan kembali Islam sebagai agama yang ramah dan rahmat (rahmatan lil ‘âlamîn)

    Membumikan Islam Nusantara

    Rp 60,000 Rp 55,000
  • Sale!
    Membangun Surga : Bagaimana Hidup Damai Di Bumi Agar Damai Pula Di Akhirat Surga. Inilah kata yang membuat kita terbuai. Kita lebih terhanyut oleh arus khayalan kita tentang surga daripada tindakan kita untuk mencapainya. Padahal, hakikat kehidupan surgawi merupakan hasil dari sebuah pencapaian—pencapaian untuk berjumpa dengan Tuhan. Buku Membangun Surga ini tidak berkisah tentang kenikmatan surga, seperti bidadari, kehidupan tanpa terik matahari, sungai-sungai madu, susu, arak, dan seterusnya seperti dilukiskan dalam Alquran dan hadis, melainkan menyodorkan kiat-kiat untuk hidup di alam surgawi. Sehingga, surga tak lagi sekadar alam impian, tapi dapat kita rasakan sejak saat kita hidup di dunia ini. Untuk itu, surga harus dibangun. Surga yang akan datang itu harus kita persiapkan dengan membangun surga di bumi. Bumi ini sejatinya rahim bagi kehidupan selanjutnya. Kita harus memayu ayuning bawana, ikut menjaga dan memperindah dunia. Selain itu, kita harus berjuang meningkatkan kualitas jiwa kita, hingga mencapai tahap “jiwa muthmainnah”. Diri yang damai dan tenteram. Hanya jiwa demikianlah yang diseru Tuhan untuk kembali kepada-Nya, untuk menjadi anggota kafilah hambanya, dan untuk memasuki surga-Nya. Buku Membangun Surga ini menyuguhkan cara meraih jiwa yang tenteram dan membangun kehidupan surgawi itu. Ia hadir sebagai oasis bagi kehidupan yang kini terasa pengap bak neraka; laksana seberkas cahaya penerang akal da hati: mengajak keluar dari perangkap jebakan kehidupan duniawi sekaligus menuntun ke jalan keselamatan dan kedamaian sejati

    Membangun Surga

    Rp 69,000 Rp 62,500
  • Sale!
    Mengintip Alam Gaib : Rahasia Malaikat, Jin, Dan Setan Menurut Al-Quran Dan Sunnah Ciri pertama orang bertakwa adalah beriman kepada yang gaib. Realitas alam gaib—tutur Buku Mengintip Alam Gaib ini—bisa menjadi rambu-rambu menuju jalan kemuliaan dan petunjuk jalan pulang menuju keabadian. Apa yang kita peroleh di akhir tujuan kelak sungguh tergantung pada apa yang kita ketahui dan kita perbuat saat melewati jalan itu. Buku Mengintip Alam Gaib ini hadir untuk mengajak kita menyibak realitas alam gaib dengan lensa Al-Quran dan sunnah, antara lain : • Apa hakikat malaikat, jin, setan, dan ruh serta pengaruhnya bagi kehidupan manusia? • Benarkah surga dan neraka ditampakkan saat seseorang dalam kondisi sakratulmaut? • Apakah malaikat dan setan hadir saat seseorang mengalami sakratulmaut? • Benarkah ada siksa kubur yang sementara dan yang selamanya?! • Mungkinkah menghadirkan ruh orang yang telah meninggal dunia? • Apakah orang yang meninggal dapat mendengar orang yang masih hidup? • Adakah jasad yang tak hancur di dalam kubur? Siapa sajakah itu? Digali dari nas-nas tepercaya, dikemas dalam bentuk tanya-jawab, dan disampaikan dengan gaya tutur mudah dicerna, inilah rujukan meyakinkan yang layak jadi pegangan penting setiap muslim untuk membangun keyakinan yang benar dan keimanan yang murni

    Mengintip Alam Gaib

    Rp 49,000 Rp 44,500
  • Menyimak Kisah Dan Hikmah Kehidupan Nabi Khidir Kita mengenal Nabi Khidir dari kisah pertemuannya dengan Nabi Musa, sebagaimana disebutkan dalam surah al-Kahfi ayat 65-82—ayat tersebut tak menyebut “Khidir”, tapi hanya “abdun”, seorang hamba. Dalam pertemuan tersebut, Nabi Khidir mengajarkan Nabi Musa banyak kebijaksanaan. Hanya kisah demikian yang dapat kita temui tentang Nabi Khidir dalam Al-Quran. Selebihnya, Al-Quran tak banyak memberi informasi. Di dalam Buku Menyimak Kisah Dan Hikmah Kehidupan Nabi Khidir ini, informasi mengenai Nabi Khidir diperkaya. Siapa nama sebenarnya Nabi Khidir? Di mana ia lahir? Siapa orangtuanya dan siapa saja silsilahnya? Apakah ia seorang nabi atau hanya seorang wali? Penyuguhan kisah-kisah Nabi Khidir sejak masa Nabi Muhammad hingga masa modern membuat karya ini lebih kaya lagi, sekaligus menjadikan sosok itu kian misterius: apakah ia kini masih hidup atau telah wafat sebagaimana umumnya manusia? Apakah ia sosok nyata dalam sejarah atau hanya sosok simbolis? Dengan menyelisik kitab-kitab klasik dan referensi-referensi terkini—menjadi keunggulan dibandingkan dengan karya-karya serupa—buku ini mengulik seluk-beluk sosok paling misterius sepanjang masa dalam khazanah Islam itu. * * * * Daftar Isi Buku Menyimak Kisah dan Hikmah Kehidupan Nabi Khidir Kata Pengantar Nama dan Nasab Khadhir Kelahiran Khadhir Masa Hidup Khadhir Sebab Dinamai Khadhir Status Spiritual Khadhir Perdebatan Tentang Kekekalan Khadhir Beberapa Kisah Tentang Khadhir 1. Khadhir bersama Dzul Qarnain 2. Khadhir bersama Musa a.s. 3. Khadhir menjadi budak 4. Khadhir bersama Rasulullah saw. 5. Khadhir melayat jenazah Rasulullah saw. 6. Khadhir dan Jibril 7. Khadhir bersama Ilyas a.s. 8. Khadhir dan Umar ibn Khatthab r.a. 9. Khadhir bersama Ali ibn Abi Thalib r.a. 10. Khadhir bersama Abdullah ibn Umar r.a. 11. Khadhir bersama Muhammad al-Baqir 12. Khadhir pada masa Abdullah ibn Zu­bair r.a. 13. Khadhir pada Perang Qadisiyah 14. Khadhir mengajari Ibrahim at-Taymi 15. Khadhir bersama mantan budak ke­luarga Alawiyah 16. Khadhir bersama Walid ibn Abdul Malik 17. Khadhir bersama buronan Sulaiman 18. Khadhir bersama Raja’ ibn Haywah 19. Khadhir bersama Abdullah ibn Shakhr 20. Khadhir bersama Umar ibn Abdul Aziz 21. Khadhir menghakimi Ghailan ibn Muslim al-Qadari 22. Khadhir bersama Mush’ab ibn Tsabit 23. Khadhir menundukkan awan 24. Khadhir menasihati Abu Ja’far al-Manshur 25. Khadlhir bersama Ibrahim ibn Adham 26. Khadhir bersama Sufyan ibn Uyainah 27. Khadhir menghadiri majelis Abdur­razzaq 28. Khadhir bersama Bisyr ibn Harits al-Hafi 29. Khadhir bersama Ahmad ibn Hanbal 30. Khadhir bersama Bilal al-Khawwash 31. Khadhir bersama Abu Zur’ah 32. Khadhir bersama Hasan ibn Ghalib 33. Khadhir bersama Abu Ishaq al-Marastani 34. Khadhir bersama Abu Amr 35. Khadhir bersama Abu Hakim 36. Khadhir bersama Muhammad ibn Umar 37. Khadhir bersama Muhyiddin ibnu Arabi 38. Khadhir bersama Abul Bayan 39. Khadhir bersama Kiai Khalil Bangkalan 40. Khadhir bersama K.H. Raden As’ad Syamsul Arifin 41. Khadhir melawan Dajjal Bantahan Ahli Hadis 1. Al-Quran 2. Hadis 3. Logika Kesimpulan

    Menyimak Kisah Dan Hikmah Kehidupan Nabi Khidir

    Rp 39,000
  • Sale!
    Mengaji Lathâ’iful Minan : Biografi Dua Wali Allah Dan Pelajaran Pencerahan Akal Dan Hati "Malamku di wajahmu bersinar terang. Sedang kegelapannya mengitari manusia. Mereka semua diliputi kegelapan. Sementara kita bersama di terang cahaya. Demi Allah, istiqamahlah! Jika istiqamah, kau akan menjadi mufti dalam dua mazhab: ilmu lahir dan ilmu batin." (Ungkapan Syekh Abu al-Abbas kepada Ibnu Athaillah). Perjumpaan dengan Yang Mahalembut, Yang Mahakuasa, dan Yang Mahakasih acap kali memahatkan jejak yang teramat indah dan mulia pada hati setiap hamba. Kerap kali mereka tak bisa mengungkapkan pengalaman batin mereka dengan kata-kata. Apa yang terucap tak selamanya menggambarkan yang teralami. Syair, hikayat, dan munajat, sering mereka jadikan sarana untuk mengungkapkan apa yang dirasa. Karena itulah keindahan dan kehalusan senantiasa mewarnai karya-karya para wali. Keindahan dan keluwesan itulah yang kita rasakan ketika membaca karya-karya Ibnu Athaillah, termasuk Lathâ’if al-Minan yang ada di tangan pembaca. Rahasia yang mahaindah tak bisa diungkapkan kata-kata. Namun, dengan tulus hati, Ibnu Athaillah memberi kita kunci untuk membuka pintu-pintu khazanah yang selama ini hanya misteri. Dengan gaya tutur yang menawan, ia mengajak kita menapaki Jalan Ilahi. Ia menuntun kita menghindari jurang dan palung kesesatan. Kedalaman makna Al-Quran dan hadis yang mulia disajikan dengan cara memesona. Jika Syekh Muhammad Abduh bilang bahwa al-Hikam “nyaris seperti Al-Quran”, Syekh Abdul Halim Mahmud menyebut Lathâ’if al-Minan adalah mutiara yang terpendam di kedalaman samudra. Buku Mengaji Lathâ’iful Minan ini penuh berkah karena menceritakan dua sosok agung yang telah mencapai puncak ketinggian ruhani: Abu al-Hasan al-Syadzili r.a. dan Abu al-Abbas al-Mursi r.a. Buku Mengaji LathaIful Minan ini pun teramat berharga karena setiap pembaca akan mendapatkan pengetahuan bermanfaat. Ibnu Athaillah tak melewatkan penjelasan tentang berbagai persoalan yang pelik dan sulit dipahami dan hal-hal istimewa lainnya.

    Mengaji LathaIful Minan

    Rp 66,000 Rp 59,500
  • Sale!
    Mengaji Al-Hikam (Edisi Revisi) : Jalan Kalbu Para Perindu Tuhan Buku Mengaji Al-Hikam ini disertai ulasan oleh Ibn ‘Ilan al-Shiddiq al-Syafi‘i Memandu salik menuju Sang Khalik. Pesan, seruan, dan arahan di dalam buku langka ini dikemas dalam butir-butir hikmah yang singkat namun memikat, sederhana namun membuat hati kita lekas terjaga. Agar hidup kita tak gamang, tujuan hidup kita harus terang. Agar hidup kita lebih tenang, kita mesti mendekat kepada Yang Mahatenang. Dan dalam ketenangan itu, kita bisa menikmati setiap keadaan. Butir-butir hikmah dalam Buku Mengaji Al-Hikam ini hadir menuntun kita untuk menemukan mutiara-mutiara hakikat sehingga kita mampu melihat kenyataan dengan lensa iman; kita terjaga dari ilusi kesementaraan (dunia) hingga bergegas mengejar keabadian (akhirat); kita mengerti rambu-rambu spiritual hingga berhasil meniti diri dan melintasi segala halangan di jalan Tuhan; kita disuguhi pesan, seruan, dan arahan agar bisa merasakan nikmatnya ibadah para salik yang tak putus merindu Sang Khalik lebih dari itu, agar pribadi kita juga seimbang: mulia di hadapan Tuhan sekaligus bermakna bagi kemanusiaan. Selain lebih tua hampir satu abad daripada al-Hikam Ibnu Athaillah yang terkenal itu, Al-Hikam Abu Madyan juga disebut-sebut sebagai salah satu karya terpenting spiritualitas Islam. Tak heran bila banyak ulama setelahnya mengulas kitab ini, seperti Syekh Baisyan, Syekh al-Alawi, dan Ibn ‘Ilan al-Shiddiq al-Syafi‘i. Di antara buku-buku ulasan lainnya, karya Ibn ‘Ilan yang Anda pegang inilah yang paling singkat tapi padat, juga kaya dengan dasar yang kuat. Selamat menikmati. Selamat meniti hati untuk perubahan diri

    Mengaji Al-Hikam (Edisi Revisi)

    Rp 65,000 Rp 58,500
  • Sale!
    Kitab Doa Tertua Al-Matsurat : Tuntunan Terlengkap Berzikir Dan Doa Dari Rasulullah SAW Andalusia pernah menjadi bukti sejarah kegemilangan Islam. Lebih dari tujuh abad kaum muslim menguasainya. Dalam rentang waktu yang amat panjang itu Islam membangun peradaban yang amat cemerlang. Ilmu keagamaan, sastra Islam, sains, arsitektur dan berbagai kebudayaan karya umat Islam berkembang pesat pada masa ini. Jejak-jejaknya tetap terjaga hingga kini. Menjadi warisan dunia. Buku Kitab Doa Tertua Al-Matsurat ini merekam tapak-tapak Islam di Andalusia sejak pertama kali ia menginjakkan kaki hingga jatuhnya pemerintahan terakhir Islam di sana. Bagaimana Islam masuk, bagaimana Islam tumbuh, terbentuk, dan membangun peradaban, hingga bagaimana Islam melemah dan akhirnya tinggal sejarah. Dikemas dalam narasi-narasi singkat namun padat dan bumbu ilustrasi yang memikat, inilah karya berharga yang memaparkan Andalusia pada masa Islam secara menarik dan menyenangkan. • lebih utama berdoa dengan suara keras atau lirih; • lebih afdal menyebutkan permintaan secara konkret atau cukup secara umum; • mana yang lebih mempercepat terkabulnya permohonan, berdoa atau berzikir; • lebih utama berzikir atau membaca Al-Quran; • lebih baik berdoa atau diam meridai kenyataan; • jika harus meninggalkan doa lalu memilih diam dan rida, sikap diam dan rida seperti apakah itu; dan lain-lain. Semua itu disajikan secara meyakinkan dengan mengutip dalil dari Al-Quran dan Sunnah serta diperkaya dengan kutipan dan kisah para ulama klasik yang jarang ditemukan di buku-buku serupa. Yang menarik, setiap doa ditampilkan variasinya dan latar belakang kenapa Rasulullah mengucapkan doa tersebut (asbabul wurud), sehingga kita akan semakin menghayati setiap doa yang kita panjatkan. Inilah akhlak memohon kepada Allah dan formula bacaan yang autentik dari Rasulullah dan diamalkan umat Islam dari masa ke masa.

    Kitab Do’a Tertua Al-Matsurat

    Rp 75,000 Rp 67,500
  • Sale!
    Mengerti Asbabun Nuzul : Rampai Peristiwa Dan Pesan Moral Di Balik Ayat-Ayat Suci Al-Quran (Kesaksian Sejarah dan Pesan Moral Al-Quran) Generasi abad ini adalah generasi Al-Quran. Kecintaan kepada Al-Quran terkadang mencapai tingkat ekstrem, ketika sebagian orang menganggap Al-Quran saja sudah cukup. Mereka menolak sunnah, yang dipandang selain tidak autentik juga membingungkan. Sebagian lagi dengan bebas menafsirkan Al-Quran tanpa bantuan ilmu-ilmu Al-Quran. Tidak jarang mereka menghasilkan penafsiran yang aneh-aneh, dan akhirnya menafikan tafsir-tafsir yang lain. Sebagian lagi mengusulkan penafsiran kontekstual. Kita harus memahami ayat dengan melihat latar belakang historisnya. Kita harus melihat bagaimana Rasulullah dan para sahabatnya memahami ayat-ayat itu. Hampir semua orang setuju dengan cara ini, tetapi mereka kekurangan sumber rujukan. Buku Mengerti Asbabun Nuzul ini ditulis untuk mengisi kekurangan itu: mengungkap peristiwa-peristiwa di balik turunnya ayat-ayat Al-Quran (asbâb al-nuzûl) dan menyarikan pesan moralnya yang terus relevan dengan keadaan umat Islam sekarang. Diperkaya dengan indeks ayat dan disusun secara tematik, buku ini memudahkan Anda mencari dan menikmati asbabun nuzul sesuai dengan topik yang Anda butuhkan. Selamat menjelajahi keagungan kalam Ilahi, selamat menyerap inspirasi untuk hidup di bawah naungan Kitab Suci

    Mengerti Asbabun Nuzul

    Rp 65,000 Rp 58,500
  • Sale!
    Misteri Surah Yasin : Mengerti kekuatan Jantung Al-Quran Dalam Kehidupan “Sungguh aku menginginkan Yâsîn berada di dalam hati setiap insan dari umatku.” (Hadis Nabi) Alquran yang diturunkan untuk mendatangkan kekuatan dalam kehidupan kini dibacakan untuk mengantarkan kematian. (Muhammad Iqbal) Sindiran penyair sekaligus filsuf Pakistan itu begitu menohok. Kenyataannya memang demikian. Sering kita saksikan orang-orang membaca Surah Yasin untuk mengiringi orang yang tengah sakratulmaut atau untuk orang yang sudah mati. Salahkah? Tentu saja tidak. Lalu? Yâ Sîn. Bunyi ayat pertama sekaligus nama surah ini merupakan panggilan kesayangan Allah khusus kepada setiap hamba yang membacanya. Allah menyeru pembaca “Jantung Alquran” ini untuk berjuang menyebarkan kasih sayang.Ketika ditimpa berbagai penderitaan, seseorang memerlukan pijakan yang amat kuat, yang kukuh. Ketika dakwah Nabi Muhammad dilecehkan, dan bahkan Nabi sendiri mulai diserang, surah Yasin diturunkan untuk memperkukuh basis perjuangannya dalam menegakkan keadilan dan kasih sayang, yang sering kali diringkas menjadi penegakan kebenaran.Tuhan memberi kita kemerdekaan. Sayangnya, ia sering kita salah gunakan. Kita acap menggadaikan kemerdekaan dengan mengekor pikiran orang lain. Hidup kita sekadar peniruan terhadap pikiran orang lain. Hasrat kita hanyalah kutipan belaka. Surah ini memperingatkan kita agar mampu memilih kebenaran dan bisa memanfaatkan hukum ketertarikan untuk kesejahteraan hidup.Surah Yasin juga menyampaikan kabar bahwa dalam kehidupan ini kita senantiasa diiringi utusan-utusan Allah yang senantiasa memperingatkan umat manusia agar selamat hidupnya. Sayang, banyak utusan yang didustakan manusia. Sayang pula, banyak orang yang minta diakui sebagai utusan Allah. Akibatnya, hidup ini tidak sepi dari konflik kepercayaan dan agama, dan saling menyesatkan.Itulah secuil tafsir yang diajukan Achmad Chodjim sebagai upaya menghidupkan surah Yasin dalam kehidupan sehari-hari. Chodjim membuktikan bahwa Alquran tidak pernah ketinggalan zaman. Ia mengaitkan surah Yasin dengan isu aktual, seperti pemanasan global dan kekerasan dalam beragama. Dengan demikian, keajaibannya dapat dimaknai dan dipahami secara lebih luas, bukan hanya sebagai penyembuh si sakit atau penghibur si mati

    Misteri Surah Yasin

    Rp 65,000 Rp 58,500
  • Sale!
    Ngaji Quran Di Zaman Edan : Sebuah Tafsir Untuk Menjawab Persoalan Mutakhir Kebanyakan muslim memiliki hubungan yang akrab dan emosional dengan Alquran. Mereka mulai belajar Alquran sejak di pangkuan sang ibu. Mengaji dengan penuh kedisiplinan. Namun, hubungan itu kerap menjadi rumit kala seseorang hendak beranjak memahami makna, lebih dari sekadar membaca kata-kata Alquran; saat hendak mengkaji arti, lebih dari sekadar mengaji kalimat-kalimat Kitab Suci. Apakah mesti mengerti tata bahasa Arab untuk mengkaji Alquran? Apakah harus memahami ilmu tafsir untuk memahami makna ayat-ayat Alquran?Ziauddin Sardar menyatakan, keterbatasan kita akan tata bahas Arab atau perangkat keilmuan lainnya tak menghapus hak kita membedah kandungan Alquran. Setiap muslim harus berupaya mengkaji makna Alquran—tak cukup hanya mengaji kalimat-kalimatnya.Atas semangat itulah Sardar menulis Buku Ngaji Quran Di Zaman Edan ini: sebuah usaha memahami arti Alquran pada abad ke-21 ini. Buku Ngaji Quran Di Zaman Edan ini menegaskan keniscayaan mengkaji Alquran sesuai konteks dan menyoroti relevansi ajaran-ajarannya terhadap persoalan-persoalan kekinian.Sardar berusaha merevitalisasi peran Islam dalam berkontribusi terhadap masalah-masalah kontemporer: kekuasaan dan politik, sains dan teknologi, alam, hukum syariah, relasi suami-istri, poligami, seks, kekerasan dalam rumah tangga, jilbab, bunuh diri, kebebasan berekspresi, evolusi, dan lain-lain. Sardar meneropong masalah-masalah itu lewat Kitab Suci agama Islam sendiri, Alquran. Ia berhasil menghubungkan masa lalu dan masa kini yang kompleks dalam jalinan yang cemerlang.Berbekal Buku Ngaji Quran Di Zaman Edan ini, pembaca—muslim dan nonmuslim—seyogianya mampu menggali inspirasi tak kunjung henti dari Alquran untuk membentuk wawasan modern dan menghadapi isu-isu penting di tataran lokal maupun global.Buku jernih, ilmiah, dan menarik ini benar-benar hadir tepat waktu. Buku ini membawa pembaca ke perjalanan spiritual dan intelektual yang penting bagi umat muslim dan nonmuslim serta membahas sejumlah kebutuhan paling mendesak pada zaman kita.

    Ngaji Quran Di Zaman Edan

    Rp 100,000 Rp 90,000
  • Sale!
    Muslimah Pembelajar : Memandu Anda Menjadi Wanita Hebat Dan Menghebatkan Dalam diri kita ada kekuatan raksasa bernama iman. Mimpi, cita-cita, perjuangan, kepercayaan diri, tawakal, syukur … semua digerakkan oleh iman. Ditopang keluasan wawasan, kedalaman pemahaman agama, serta keahlian bertutur, penulis mengajak kita menambah stamina iman untuk meraih kemenangan pribadi dan sosial. Dr. Layyinah membangkitkan kepercayaan diri kita dalam meraih cita-cita, membuktikan bahwa kesulitan hidup bukanlah batu sandungan melainkan batu loncatan untuk berhasil, dan menyodorkan mindset serta kebiasaan sukses dan bahagia. Selain meluruskan pandangan yang memojokkan perempuan yang kerap diperkuat teks-teks agama—seperti wanita kurang akal, separuh agamanya, dan sebagainya—ulama perempuan ini meyakinkan betapa hidup begitu mulia dan menantang kita semua untuk mencuatkan segala potensi diri sehingga optimal berperan sebagai hamba sekaligus khalifah-Nya di muka bumi. Hampir tiap topik diantari kisah, diikuti cerita obrolan dirinya dengan berbagai pihak, dilanjutkan dengan lontaran masalah hingga masuklah ke materi pokok yang amat luas dan mengesankan, menjadikan buku ini menarik dan tidak membosankan.

    Muslimah Pembelajar

    Rp 60,000 Rp 54,000
  • Sale!
    Mukjizat Bermental Sukses : Kisah-Kisah Menginspirasi Agar Kita Cerdas Menyikapi Kesulitan Hidup Sesungguhnya di balik setiap kesulitan terdapat kemudahan.(Alam Nasyrah: 5-6) Itulah spirit Al-Quran yang menjadi napas buku ini. Kelapangan atau solusi tidak datang setelah kesulitan, tetapi ada bersamanya. Sering kali kita tidak bisa melihat solusi tersebut ketika kita berada di tengah krisis. Padahal, solusi itu senantiasa menunggu kita menemukannya. Kesulitan dan kemudahan terhubung satu sama lain; kegagalan dan kesuksesan laksana dua sisi mata uang yang sama. Perbedaan keduanya terletak pada bagaimana Anda memandang suatu masalah: apakah melihatnya sebagai peluang untuk meraih kemajuan ataukah hambatan yang sulit ditaklukkan Jika kegagalan disikapi secara positif, justru bisa diubah menjadi keberhasilan. Sebaliknya, jika kegagalan disikapi secara negatif maka akan melahirkan kegagalan-kegagalan berikutnya. Dengan mengambil contoh dari kisah-kisah nyata, mengikuti prinsip Al-Quran dan hadis Nabi, Buku Mukjizat Bermental Sukses ini membuktikan bahwa siapa pun yang bisa menarik pelajaran dari kegagalan, kemungkinan untuk berhasil dalam hidup sungguh tak terbatas. Karya mencerahkan ini juga membekali kita cara sukses menghadapi kesulitan hidup dengan kesabaran, ketekunan, dan kelembutan.

    Mukjizat Bermental Sukses

    Rp 56,000 Rp 51,000
  • Sale!
    Muazin Bangsa Dari Makkah Darat Secara harfiah, muazin adalah sang pengingat. Ia berseru-seru tiada lelah mengingatkan banyak orang untuk menunaikan shalat dan menggapai kebahagiaan. Seorang muazin konsisten menyerukan nilai-nilai moralitas dan kebajikan serta mengingatkan orang-orang untuk terhindar dari perilaku-perilaku munkar (buruk). “Makkah Darat” merupakan julukan historis untuk Sumpur Kudus, tanah kelahiran Buya Syafii. Frase ini dipungut dari sejarah Minangkabau era Islam yang telah tertimbun debu sejarah selama dua abad. Ada kesamaan nilai, bahkan saling bersenyawa antara spirit seorang muazin dan makna historis Makkah Darat sebagai simbol dari budaya perlawanan terhadap segala kemungkaran sosial dan politik yang menjadi musuh dari cita-cita kehadiran Islam sebagaimana diyakini Buya Syafii: Islam adalah agama tauhid yang menegakkan keadilan, membebaskan manusia dari kebodohan dan keterbelakangan. Islam harus menjadi rahmat yang sesungguhnya, tidak hanya untuk pemeluknya namun juga seluruh makhluk semesta, termasuk manusia yang tidak bertuhan sekalipun. Sebagai “muazin bangsa”, Buya Syafii selalu menggedor-gedor karang-karang ketidakadilan, korupsi yang menggurita, mafia pangan yang terus merusak kemandirian ekonomi, dan tanpa putus asa mengingatkan semua warga bangsa agar siuman. Indonesia kita, ungkapnya, harus ada hingga sehari sebelum kiamat. Buku Muazin Bangsa Dari Makkah Darat ini semacam tafsir terhadap pelajaran-pelajaran yang selama ini disampaikan oleh Buya. Ia tidak menekankan pada catatan prestasi, sejarah, dan pengalaman hidup, serta perannya dalam negara, tapi pada kontribusi dan konsekuensi yang terbangun dengan gagasan dan pemikiran Buya selama ini. Penjabaran terkait gagasan-gagasan dan pemikiran Buya lebih detail, lebih kaya. Itulah ciri utama buku ini yang membedakan dari buku-buku lain tentang Buya Syafii.

    Muazin Bangsa Dari Makkah Darat

    Rp 80,000 Rp 72,000
  • Sale!
    Pelajaran Hidup Surah Yusuf : Yang Tersirat Dan Yang Memikat Dari Kisah Hidup Nabi Yusuf A.S Pelajaran dan teladan dari kisah terbaik Al-Quran. Nabi Yusuf a.s. adalah personifikasi keadilan dan kemakmuran: memiliki visi dan wawasan jauh ke depan; lambang ketulusan: tak mendendam kepada saudara-saudaranya yang pernah menzaliminya; simbol moralitas: tak mempan godaan bangsawan cantik dan menawan. Kisah Yusuf disebut-sebut sebagai ahsan al-qashash (kisah terbaik) dalam Al-Quran. Kenapa dan apa pelajaran yang dapat kita ambil untuk perjalanan hidup kita saat ini? Diriwayatkan, kisah tersebut adalah permintaan kaum Yahudi kepada Nabi Muhammad. Pada masa itu, cerita tentang Nabi Yusuf sudah beredar, hanya saja telah mengalami distorsi. Allah kemudian menurunkan surah yang secara lengkap dan terperinci menceritakan kisah hidup Nabi Yusuf. Surah Yusuf ini unik, berbeda dengan surah-surah lain. Jika biasanya surah Al-Quran memuat beragam tema, surah Yusuf berpusat pada satu tema: cerita Nabi Yusuf. Keunikan lain, jika biasanya surah Al-Quran menceritakan kisah seseorang hanya dalam satu atau dua episode, surah Yusuf ini mengisahkan satu pribadi dalam banyak episode. Selain kandungan kisah yang demikian kaya akan pelajaran, tuntunan, dan hikmah, ia berjebah dengan gambaran yang melukiskan gejolak hati pemuda, rayuan wanita, kepedihan, ujian, kesabaran, kebahagiaan, persaudaraan, dan kasih sayang seorang ayah. Inilah karya berharga yang membantu Anda menelaah apa yang tersurat untuk memahami apa yang tersirat di setiap kalimat surah Yusuf. Selamat mengkaji kisah dan memetik hikmah hidup sang Nabi rupawan.

    Pelajaran Hidup Surah Yusuf

    Rp 77,000 Rp 69,500
  • Sale!
    Obrolan Sufi Untuk Transformasi Hati, Jiwa Dan Ruh Sejatinya, kita semua rindu untuk selalu mendekat kepada Tuhan. Banyak jalan untuk itu, di antaranya melalui tasawuf. Tetapi, menjadi sufi bagi sebagian orang sangatlah berat dan sulit. Robert Frager, seorang mursyid dari Amerika, menepis anggapan itu. Bertasawuf bukanlah mengasingkan diri dari hiruk-pikuk dunia untuk kemudian berdekatan dengan Tuhan. Pengembangan spiritual dan kehidupan sehari-hari dapat menyatu dalam harmoni. Melalui metode obrolan antara guru dan murid, antara mursyid dan darwis, Syekh Frager menyampaikan ajaran-ajaran tasawuf secara ringan, tanpa menggurui, dan mengantarkan kita pada perenungan. Hasilnya, kita yang membacanya ingin lebih memperpendek jarak kita dengan Tuhan dan senantiasa ingin menyertakan Tuhan dalam aktivitas sehari-hari kita. Robert Frager, Ph.D. meraih doktor psikologi sosial dari Harvard University pada 1967. Tahun 1975, ia mendirikan the Institute of Transpersonal Psychology di Palo Alto, tempat kini dia menjadi guru besar psikologi. Sebelumnya, Frager mengajar psikologi dan studi agama selama 7 tahun di University of California, Berkeley dan University of California, Santa Cruz. Pada 1985, ia dikukuhkan sebagai syekh atau mursyid. Selain menjadi psikolog transpersonal, konsultan, dan guru, kini sehari-harinya mengabdi sebagai Presiden Tarekat Jerrahi Order California dan sudah lebih dari 25 tahun menjadi pembimbing spiritual. Salah satu karya terbaiknya: Psikologi Sufi untuk Transformasi Diri.

    Obrolan Sufi Untuk Transformasi Hati, Jiwa Dan Ruh

    Rp 65,000 Rp 58,500